Pelaku Aborsi Mengaku Peroleh Obat Dari Apotik Mulia

oleh -

TOLITOLI, RRN—Tersangka Pelaku Aborsi akhirnya menyerakan diri setelah mendapatkan surat panggilan dari penyidik Polres Tolitoli.

Lanjut, Pelaku tersebut di ketahui bernamama Julio Ferera alias Okong adalah warga Kelurahan Tuweley Kacamatan Baolan tegah menyuruh korban yang tak lain kekasihnya berinisial AN untuk menggugurkan janin dalam kandungan yang baru berumur jalan Empat bulan dengan cara mengkonsumsi 5 butir obat keras jenis Invlesco di sertai suntikan obat lain.
Wakapolres Tolitoli Kompol. Nur Asjik Senin 25/11/19 membernarkan jika penyidiknya telah menahan seorang tersangka pelaku aborsi belum lama ini.

Kejadiannya di awal Bulan Oktober 2019 saat korban AN mengetahui jika dirinya telah hamil dan atas kejadian itu dia menyampaikan perihal tersebut kepada tersangka,mendegar hal itu tersangka mengajak korban AN untuk bertemu di sebuah penginapan bernama Vinesia yang berada dalam kota, di penginapan tersebut tersangka menyuruh AN untuk menggugurkan kandungaannya, di penginapan tersebut selain di beri obat dosis tinggi perut korban juga sempat di injak beberapa kali oleh tersengka dengan maksud agar kandungan tersebut bisa gugur.

Dari kejadian itu korban mengalami banyak pendarahan,namun usaha tersangka belum membuahkan hasil dan janin dalam kandungan belum juga jatuh.

Merasa panik dengan hal itu tersangka akirnya membawa korban AN menemui seorang warga bernama Warda warga Kelurahan Panasakan dengan masksud memebantu menggugurkan cabang bayi tersebut..Di rumah Warda perut korban di urut sehingga cabang bayi tersebut pun jatuh (gugur).

Mengetahui usaha tersebut membuahkan hasil akhirnya tersangaka langsung membungkus janin disertai ari ari ke dalam kantong plastik dan menaruh kedalam bagasi motornya lalu janin tersebut dibawa tersangka menuju olkasi yang tak jauh dari Rs.Mokopido dan langsung mengubur janin tersebut.

Seiring berjalan waktuq kasus tersebut pun menjadi heboh dan akhirnya diketahui oleh keluarga korban.Mengetahui hal tersebut keluarga korban langsung melaporkan ke penyidik polres kasus tersebut.

Medapat lapor keluarga korban penyidik langsung melayangkan surat panggilan kepada Julio Perera. dari hasil pengembangan pemeriksaan penyidik akhirnya Julio Perera ditetapkan jadi tersangka dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka di ancam hukuma 10 Tahun Penjara.

Wakapolres M Nur Asjik SIK juga menyebut selain tersangka Julio Pereira jiuga telah memeriksa Tuju orang saksi yang mengetahui lejadian tersebut.

” Kami juga sedang mendalami kasus ini dan saat ini sudah ada Tuju.orang saksi yang saat ini kami periksa untuk kepentingan proses hukum,”.jelasnya.
Sementara itu tersangka pelaku Aborsi Julio Pereira mengaku jika obat keras jenis Invesco untuk menggugurkan janin AN di beli dari dari Apotik Mulia Milik Eric Tusean Chianggono.S.Farm.Apt.

Ditempat terpisah pemilik apotik tersebut di temui senin 25/11/19 membamtah tidak pernah menjual obat tersebut kepada tersangka.
“Kami sudah lama tidak menjual obat itu dan tidak benar obat itu di beli dari apotik ini,”bantah pemilik apotik.

(Samsul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *