Pendapatan Pajak Ranmor Samsat Tolitoli Rp 36 Miliar Naik Rp 6 Miliar, Lampaui Pencapaian 2021

oleh -61 views

TOLITOLI, RRN – Angka pencapaian pendapatan di sektor pajak kendaraan bermotor (ranmor), Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Satu Atap (Samsat) UPT Badan Pendapatan Wilayah VII Tolitoli, menunjukkan grafik peningkatan.

Samsat Tolitoli di bawah pimpinan Fitriyah Ihwani S.Sos hingga di penghujung tahun 2022 mampu mencapai pendapatan senilai Rp 36 miliar, atau mengalami peningkatan hingga 6 miliar rupiah, melebihi pencapaian di tahun 2021 senilai Rp 30 miliar lebih.

“Pencapaian kami di 2021 30 miliar rupiah, itu sudah melebihi target yakni Rp 29 miliar lebih, dan hingga di penghujung tahun 2022 pencapaian kami Rp 36 miliar, naik 6 miliar,” sebut Fitriyah di ruang kerjanya, Selasa (10/1/2023).

Ia juga bersyukur, Samsat Tolitoli selain mencapai pendapatan yang melebihi target, juga mendapat apresiasi dari Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura, atas program dan kerja keras selama dua tahun terakhir, yakni 2021 dan 2022.

“Program kami jemput bola, datangi pasar-pasar tradisional, door to door, jor-joran bersosialisasi di tengah masyarakat,” sebut Fitriyah.

Selain jemput bola pembayaran pajak, salah satu yang juga ikut berpengaruh pada pencapaian target, kata Fitriyah, adalah kebijakan Gubernur Sulteng terkait penghapusan denda pajak yang mulai diberlakukan 11 November 2022 lalu.

Kemudian, dukungan Pemkab Tolitoli melalui Bupati Tolitoli Amran H. Yahya terkait penyelesaian tunggakan kendaraan plat merah juga ikut mewarnai proses pencapaian target.

Hanya saja, ada beberapa persoalan yang harus diselesaikan bersama, yakni kendala penerimaan pajak dari kendaraan plat merah yang rusak, ikut terbawa pegawai yang pensiun, atau bahkan pindah daerah, namun kondisi itu tidak dilaporkan atau dilakukan pengajuan permohonan penghapusan.

“Karena itu, Samsat Tolitoli dan pemkab masih terus berusaha untuk menyelesaikan persoalan ini secara cepat dan bijak. Dan tercatat, tunggakan pembayaran pajak kendaraan bermotor plat merah di Pemkab Tolitoli mencapai Rp 100 juta lebih,” sebutnya.

(ASR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *