Pencanangan Dan Peletakan Batu Pertama, Walikota: Bukan Aset Pemerintah

oleh -116 views

KOTA PALOPO, RRN– Walikota Palopo Drs. H. Muh. Judas Amir, MH melakukan Pencanangan dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMP Negeri 8 Palopo.

Peletakan batu pertama tersebut, diselenggarakan di jln. Bakau Kel. Balandai, Kec. Bara. Kota Palopo. Jumat, 21 Mei 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo,
Saharuddin, S.Pd., MM., mengatakan, bahwa pembangunan ruang kelas belajar SMPN 8 ini adalah meningkatkan kualitas dan mutu layanan pendidikan.

” Meningkatkan kualitas dan mutu layanan pendidikan. ” Ujar Kadis Pendidikan.

Dia Saharuddin, Kadis Pendidikan, mengungkapkan, kegiatan pembangunan merupakan upaya pemerataan akses layanan Pendidikan kepada seluruh masyarakat.

” Layanan pendidikan kepada seluruh masyarakat. Pembangunan Sarana Prasarana SMPN 8 dalam hal ini,
Pembangunan ruang kelas belajar sebanyak 2 (dua) ruang akan dilaksananakan selama 120 hari kalender yakni, mulai bulan Mei s/d September 2021. ” Ungkap Saharuddin.

Adapun anggaran pelaksanaan kegiatan pembangunan ruang kelas belajar SMPN 8 Palopo, bersumber sepenuhnya dari APBD Kota Palopo.

” Bersumber sepenuhnya dari APBD Kota Palopo Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 550,401,000,- (lima ratus lima puluh juta empat ratus satu ribu rupiah). ” Jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Walikota Palopo Drs. H. Muh. Judas Amir, MH, menyampaikan, bahwa
saya, sudah tanda tangani penyerahan sesuai dengan kekuasaan dan ketentuan perundangan yang melekat pada diri saya.

” Diri saya ini melekat aturan, aturan itu saya manfaatkan untuk kepentingan umum yang lebih besar. ” Ucap Walikota Palopo.

Lanjut, sehingga, Insyaallah, lokasi SMP 8 saat ini yang ada di sebelah, berganti dengan IAIN itu bukan aset pemerintah kota lagi.

” Bukan aset pemerintah kota lagi itu berdasarkan aturan. ” Imbuhnya.

Dia Judas Amir, bahwa perpindahan SMP 8 sebagai bukti bahwa pemerintah mendukung adanya IAIN di Palopo.

” Pemerintah mendukung adanya IAIN di Palopo dan pemerintah mau kembangkan untuk menjadi Universitas nantinya. ” Jelas Judas

Dari unsur keamanan, lokasi ini strategi.

” Lokasi ini strategi, karena sebelumnya, lokasi SMPN 8 Palopo sangat padat kendaraan, terlebih lagi adanya kampus dan madrasah di sekitarnya. ” Ungkapnya.

Pemerintah selalu berfikir apa yang akan terjadi.

” Selalu berfikir apa yang akan terjadi, bagaimana supaya sebelum kejadian, pemerintah sudah mengatasi. ” Pungkas Judas Amir.

Turut hadir unsur Forkopimda, Setda, Rektor IAIN Palopo, Kepala Dinas Kominfo dan Kepala Sekolah SMPN 8 Palopo beserta seluruh tenaga pendidik SMPN 8 Palopo dan tamu undangan.

Rls. Bang Yoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *