LUTIM, RRN – Dalam upaya meningkatkan kualitas jajanan para siswa serta sekaligus menciptakan lingkungan sekolah bersih dan sehat, SDN 226 Patande desa Wewangriu kec Malili Kabupaten Luwu Timur telah berhasil membangun kantin semi permanen
“Pembangunan kantin ini pada awalnya didasari oleh keinginan untuk menjaga kualitas bahan jajanan bagi para siswa serta menghindarkan para siswa dari bahan jajanan yang berbahaya. Selain itu kita juga ingin menciptakan lingkungan sekolah tertib dan sehat. Dan alhamdulillah secara bertahap harapan itu dapat kita realisasikan,”tutur, Kepsek SDN 226 Patande Suarni Rapa Baralangi di ruang kerjanya. Jum’at 29 / 09 / 2023
Dikatakan ibu Suarni, untuk pengelolaannya telah dibentuk kepengurusan kantin yang terdiri dari unsur pedagang, dewan Guru, orang tua murid dan Komite Sekolah. Dan tim tersebut lah yang kemudian menentukan pola pengelolaan, maupun jenis dan ragam makanan serta minuman yang disedikan di kantin tersebut.
“Kita berupaya menciptakan sekolah ini sebagai rumah ke dua bagi para siswa. Sehingga para siswa akan merasa nyaman saat berada di sekolah. Termasuk dalam mendapatkan akses layanan kantin yang sehat dengan bahan jajanan yang sehat dan bergizi,” terangnya.
Kami juga temui salah satu siswa dan minta tanggapan terkait dengan kantin yang di bangun pihak sekolah, Dia mengaku senang dengan telah dibangunnya kantin semi permanen di sekolahnya. Karena untuk memperoleh jajanan sehat dan berkualitas di lingkungan sekolah.
“Ya kita seneng lah, kan sekarang kantin kita sudah bagus bersih lagi , dan jajanan di sini juga pada sehat dan hijenis, dan sudah ngga ada lagi jajanan kemasan yang tidak sehat di kantin kami, terimakasih banyak ibu kepsek dan para guru yang punya inisiatif untuk membangun kantin sehat di sekolah kita.
Hal senada disampaikan pengguna Kantin, pedagang yang mengaku lebih nyaman berjualan di kantin tersebut. Karena yang sebelumnnya hanya satu orang karna kondisi kantinnya bisa di katakan tidak layak . Tapi kini sudah buat semi permanen di buat tiga petak lebih sehat dan terkordinir.
“Kita tentu mengucapkan terimaksih kepada ibu Kepala Sekolah dan Dewan Guru yang telah mengakomodir kami untuk berjualan di kantin ini. Dan kita tentu akan selalu berupaya memberikan layanan jajanan sehat bagi para siswa, serta berjualan dengan tertib, termasuk dalam mengelola sampah. Sehingga dapat dapat mendukung upaya penciptakan lingkungan sekolah ini yang bersih, sehat dan nyaman.

(***)






