Koalisi Rakyat Menggugat, Diduga Pembangunan Puskesmas Di 3 Titik Di Jeneponto Terindikasi Korupsi

JEPOT, RRN – Diduga pembangunan tiga titik gedung baru Puskesmas Di Jeneponto terindakasi korupsi

Hal ini disampaikan oleh koalisi Rakyat Menggugat (Koramat) yang dimana dari hasil investigasi dan fakta fakta di lapangan terlihat hanya dikerja asal asalan, katanya

Muhammad Alqadrie, selaku Jendral lapangan mengatakan, dengan anggaran yang begitu fantastik diperuttukkan untuk pembangunan gedung baru puskesmas, kami duga kuat banyak kecurangan didalamnya,

Pasalnya, dari hasil Insvestigasi Lembaga Koalisi terdapat dugaan adanya sejumlah kecurangan pekerjaan yang tengah berlangsung.

Tak sampai di situ saja. pemakaian besi banci oleh rekanan juga tampak digunakan bercampur.

Kemudian, pekerjaan tersebut harusnya sudah rampung dikerjakan pada Tahun 2021, namun yang terjadi di lokasi pekerjaan tersebut belum selesai 100%

Jika pihak pelaksana atau pihak Dinkes Jeneponto mengatakan, pembangunan Puskesmas masih dalam pemeliharaan, tentunya harus menghasilkan pekerjaan yang memuaskan dulu pengerjaannya baru dikakatan pemeliharaan,

Namun ternyata tetap saja tidak mampu menjadikan proyek pembangunan gedung tersebut dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan mencegah kecurangan yang dilakukan kontraktor.

Diketahui pembangunan tiga titik puskesmas tersebut berada (1) di kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala, (2) kelurahan Empoang,kecamatan Binamu, (3) kelurahan Togo Togo Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Minggu/26/6/2022

Terpisah, salah satu warga, Kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, pasien disini selalu mengeluh salah satunya, WC kamar mandi tersumbat dan biasa sering mengeluarkan bauh bauh busuk

Kemudian, kata dia lagi, pekarangan puskesmas juga belum di kasi paving block jadi ketika hujan datang airnya merembes kemana mana dan tinggal,

Lanjut, lantai dua puskesmas juga selalu digenangi air ketikan datang hujan itu karena banyak atapnya yang bocor, ungkapnya

Bahkan mushollah dan gudang penyimpanannya saja belum selesai dibangun

Ia juga menjelaskan, di puskesmas ini sudah sering juga terjadi pencurian Hp bahkan kemarin ada pencurian motor, itu karena tidak ada pagar Puskesmas jadi orang gampang saja masuk, tutupnya

Saat media bertanya melalui pesan Whatsapp, apakah di tiga titik ini hanya satu CV yang mengerjakannya, kepala Dinas Kesehatan “Susanti” mangatakan, Maaf saya tidak hafal ndi, yang hafal nama perusahaan nya itu Ppk atau pptk nya , singkat Kadinkes

(Pupung)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *