Baru Lima Bulan Dilantik, Kepala Desa Ahuhu Mulai Realisasikan Visi  Misinya

oleh -72 views

KONAWE, RRN—Warga Desa Ahuhu, Kec. Meluhu, Kab. Konawe, SULTRA mulai merasakan perubahan di desa mereka sejak DEDI MULYADI dilantik menjadi Kepala Desa Ahuhu pada (21/02/2020).

Dalam kurun waktu hanya sekitar 5 bulan terakhir, Dedi Mulyadi sudah mulai memenuhi janji-janji politiknya sebagaimana yang tertuang dalam visi-misinya dalam Pilkades Desember 2019 yang lalu.

Salah satunya adalah memberikan pelayanan administrasi kependudukan bagi warganya secara gratis, mulai dari pengurusan KK, KTP dan Akte Kelahiran bagi yang belum memilikinya. Seluruhnya diurus oleh pemerintah Desa Ahuhu sampai di Kantor Dukcapil Kab. Konawe yang jarak tempuhnya lumayan memakan waktu dari tempat tinggal mereka.

“Ini sudah merupakan Visi-Misi saya sejak dilantik sebagai kepala desa. Bahwa saya akan menggratiskan pengurusan KK, KTP, mau pun Akte Kelahiran bagi setiap lelahiran baru di Desa Ahuhu ini, bahkan segala kepengurusannya dihandel oleh pemerintah desa sampai pengurusan ke Kantor Dukcapil Konawe, kami yang wakili masyarakat, kecuali saat berfoto atau merekam, karena memang hal itu tidak bisa diwakilkan”, ujar kepala desa yang hangat tersebut saat awak media ini bertandang ke rumahnya, Kamis (25/06/2020).

Dalam kaitannya dengan mewabahnya Covid-19 di Indonesia, Desa Ahuhu juga merupakan salah satu desa terdampak di Kabupaten Konawe.

Dari Rp 691 juta jumlah DD tahun 2020 yang dikucurkan pemerintah pusat di desa itu, maka Rp 77.400.000,- diperuntukkan bagi 43 warga penerima BLT DD. RP 14 juta untuk pencegahan, seperti pembuatan posko pemeriksaan, pembelian dan penyemprotan disinsfektan ke rumah-rumah warga, pembelian hand sanitazier, operasional relawan Covid-19 dan pembelian ratusan masker.

Demi mempercepat respon Tim Relawan dalam melaporkan kondisi warga desa dalam upaya pencegahan penyebaran virus mematikan tersebut, maka tim relawan desa dibekali dengan pembelian 2 unit HP ditambah pengisian pulsa paket internet Rp 100.000,-/bulan selama 3 bulan dan biaya pelatihan untuk 2 orang relawan yang akan mengoperasikan HP tersebut. Untuk item ini, kepala desa mengalokasikan dana sebesar Rp 9.950.000,-.

“Kami belikan HP bagi 2 anggota tim relawan. Ada 2 unit HP android merk VIVO kami beli, agar mereka cepat tanggap dalam mendapatkan informasi dan sekaligus melaporkan perkembangan di desa kami kepada Tim Gugus Kabupaten karena ini juga merupakan arahan dari atas (Pemda-red)”, imbuhnya.

Hal lain yang akan dinikmati oleh warga di Desa Ahuhu di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi adalah pengadaan lampu jalan sebanyak 190 titik yang sebagiannya sudah direalisasikan.

“Sekitar 190 tiang lampu jalan yang akan kami adakan tahun ini dan akan direalisasikan seluruhnya setelah pencairan 40% Tahap II. Sekarang ini baru beberapa tiang yang berdiri. Harapan kami, ini akan membuat desa kami terang benderang di malam hari dan akan bermanfaat bagi pengguna jalan”, pungkasnya

(ARIFIN, SE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *