AMPAK Demo Di Fly Over Dan Kejati Terkait Dugaan Penyalahgunaan Anggaran DAK 2015 Kab.Enrekang

oleh -205 views

MAKASSAR, RRN—Puluhan massa yang tergabung dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan di makassar, yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan pemuda anti korupsi (AMPAK) melakukan aksi unjuk rasa di fly over dan kejaksaan tinggi sulawesi selatan, Senin (15/07/2019).

Mereka menuntut agar penanganan dugaan kasus korupsi dana alokasi khusus 2015 di usut tuntas sebab 7 bulan berlalu setelah pelaporan kasus ini seolah tak kunjung usui di tubuh kejati sulselbar.

Setelah melakukan dan menutup akses jalan di fly over massa kemudian menuju kejati sulselbar mempertanyakan kasus tersebut dipimpin Hilmi agus sebagai jendral lapangan kemudian melakukan orasi di depan kejati yang dimana pengunjuk rasa menduga adanya kongkalikong antara pihak kejati dan pihak yang terkait proyek di kabupaten enrekang tersebut.

Hilmi agus menjelaskan bahwa kami datang untuk mempertanyakan kasus ini setelah pihak penyidik telah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi bersama tim ahli yang telah di rekomendasikan untuk meninjau lokasi,kami sangat berharap agar kasus ini bisa sesegra mungkin ada kejelasannya.

Kami juga memberikan warning kepada penegak hukum yang kami duga ada permainan sebab kenapa baru turun setelah adanya perbaikan di salah satu titik yang menjadi titik prioritas kita kemarin.

Selang beberapa menit di depan kejati menunggu agar pihak yang menangani kasus dugaan korupsi dak 2015 untuk bendung jaringan air baku sungai tabang di maiwa mereka kecewa dan membakar ban bekas.

Setelah melakukan aksi bakar ban sebagai mosi tidak percaya kepada pihak yang menangani kasus ini mereka kemudian di terima untuk beraudience dengan pihak yang berkopeten dalam penanganan kasus ini.

Lanjut, Ada pun tuntutan dari AMPAK, yakni ;
1.tegakkan supremasi hukum dan tuntaskan kasus korupsi di kabupaten enrekang.
2.Tuntaskan kasus penyalahgunaan anggaran bendung jaringan air baku sungai tabang di kecamatan maiwa,
3.Mendesak pihak kejati untuk menuntaskan dugaan korupsi DAK 2015 di kab enrekang.
4.Pihak kejati jangan bermain mata dalam penanganan kasus korupsi di lab enrekang.
5.Evaluasi kinerja peyidik yang menangani kasus dana alokasi khusus 2015.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *