Ada 10 Orang Perwakilan FPE KSBSI Di Rekom, Ini Menjadi Pertimbangan Pemerintah

oleh -222 views

MOROWALI. RRN- Hasrih Sonna selaku Ketua Dewan Pengurus Cabang Federasi Pertambangan dan Energi (DPC FPE) Kabupaten Morowali mengatakan ada 10 orang perwakilan Federasi Pertambangan dan Energi (FPE) KSBSI Kabupaten Morowali yang terdiri dari Pengurus Komisaris (PK) FPE dari beberapa perusahaan yang hadir berdasarkan undangan Bupati, Rabu (30 Juli 2020).

Hal itu dikatakan pada agenda rapat koordinasi pencegahan Covid-19 di Kabupaten Morowali, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Morowali. Selasa, 30 Juni 2020 kemarin.

Turut hadir SP/SB Kawasan Morowali, Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra, Dandim Morowali, Distransnaker Kab Morowali, UPT Wasnaker Provinsi Sulteng.

Dalam kesempatan itu, perwakilan FPE Mursalim Ketua PK SB FPE PT. ITSS yang ditunjuk oleh DPC FPE KSBSI Kab. Morowali untuk duduk dalam team khusus perumusan kebijakan pemerintah menyampaikan agar segera membuat kebijakan terkait buruh yang berada dalam situasi khusus (dirumahkan)

” Agar segera dipanggil untuk bekerja dengan menerapkan standar protokol penanganan covid-19, dan karyawan yang selama ini tidak dapat cuti agar secepatnya diberikan kesempatan cuti, guna mengantisipasi tingkat kejenuhan buruh yang dapat berakibat buruk terhadap psikologi buruh itu sendiri. ” Ujar Mursalim

” Semoga rekomendasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk membuat suatu kebijakan. Tentu dengan mengindahkan protokol Covid-19 sebagaimana yang telah ditetapkan.” Pungkas perwakilan FPE Mursalim Ketua PK SB FPE PT. ITSS

(Udink/Bang yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *