Di Duga Ada Pungli Di Desa Bahodopi Terkait SKD, Simak Beritanya!

MOROWALI, RRN – Polemik dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan Surat Keterangan Domisili(SKD) untuk siswa/siswi masuk sekolah di Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, akhirnya mendapat keresahan oleh warga setempat.

Dalam klarifikasi kepada awak media,
langsung ke salah satu orang tua siswa inisial U, mengatakan bahwa saat mengambil surat domisili disuruh membayar 100 ribuh oleh oknum aparat Desa Bahodopi, Kamis (14/5/2026).

Bacaan Lainnya

Lanjut, dan saat dikonfirmasi ke Kepala Desa Bahodopi, ia mengatakan tidak tahu menahu terkait pembayaran domisili ini, namun yang menjadi pertanyaan tidak mungkin seorang anak buah berani melakukan pungutan biaya dan mematok harga sebesar 100 ribuh/orang, klau atasannya tidak memberikan perintah/tanpa sepengetahuannya.

Saat berita ini dinaikkan, pihak wartawan radar reportase news bersama LSM Lira akan terus menyelidiki kebenaran ini sebab ini sudah membuat resah masyarakat terutama warga kurang mampu. dan jika benar dugaan pungli ini, maka kami berharap ke Pihak berwajib, utamanya Kepolisian, yang memiliki kewajiban untuk memproses setiap laporan Wartawan, LSM, dan masyarakat yang masuk terkait tindak pidana kasus dugaan pungli ini secara profesional dan sesuai hukum yang berlaku.

(***)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *