MORUT, RRN – Kedatangan dua perusahaan Tambang nikel PT oddell indonesia dan PT gunung wangi,,di sambut positif oleh pemerintah desa lembobelala kecamatan lembo raya kabupaten Morowali utara.
Kehadiran kedua investor tersebut di nilai berpotensi mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi desa sekalipun menimbulkan resiko lingkungan yang harus di antisipasi secara serius.
Lanjut, Kepalah desa lembobelala Johnson tagoe mengaku menyambut baik aktifitas eksplorasi yang tengah di lakukan kedua perusahaan di wilayah izin usaha pertambangan (iup) yang berada di kawasan wilayah desanya.
Kutifan dri metro Sulteng com,kades lembobelala Johnson tagoe menyebutkan bahwa masuknya tambang nikel dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi desa lembobelala di mulai dari lapangan kerja Hingga perputaran usaha lokal.
Namun demikian ia menegaskan bahwa sektor pertambangan tidak lepas dari resiko menurutnya setiap aktivitas penambangan pasti memiliki resiko serta konsekuensi yang harus diterima dan di kelola dengan baik.
Berbicara soal masuknya perusahaan tambang masyarakat merasa was was, penambangan itu semua punya resiko jika tidak sesuai dengan kaidah-kaidah pertambangan,di kwatirkan akan terjadi polusi, pencemaran udara,maupun kerusakan lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana tegas kades lembobelala Johnson tagoe (31/1/2926).
Beliau berharap kedua perusahaan tambang tersebut dapat menjalankan aktivitasnyasecara bertanggung jawab, mematuhi aturan lingkungan serta melibatkan masyarakat dan pemerintah desa dalam setiap tahapan kegiatan agar manfaat ekonomi tidak berujung pada malapetaka ekologis.
Kehadiran kedua perusahaan tambang tentunya berpotensi pada kemajuan ekonomi dan juga pastinya ada kerusakan lingkungan. Sepanjang aktifitas kegiatan perusahaan berlangsung otomatis kerusakan hutan dan lingkungan terjadi dan tidak bisa di hindari.
(L/P MASHURI)






