Puluhan Massa Dari Aliansi MUAK Lutim Datangi Kejari Lutim, Simak Beritanya!

LUTIM, RRN – Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Luwu Timur Anti Korupsi (MUAK) yang tergabung dari beberapa Lembaga, diantaranya, AMJI, LHI, LSM LIRA dan Lembaga Lainnya, menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Kantor Kejari Luwu Timur, Senin (7/9/2026).

Bacaan Lainnya

Lanjut, Massa membawa spanduk dan berorasi menuntut percepatan penanganan 2 kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah yang menelan APBD 2025 sebesar Rp: 8,7 Miliar dan pengadaan ambulans Garda Sehat dari dana CSR PT Vale.

Dan aksi berlangsung tertib di bawah pengawalan ketat kepolisian Polres Luwu Timur.

Perwakilan MUAK, Jois, menyampaikan keresahan warga karena stigma “kasus mandek di penyidik” sudah beredar luas.

“Warga sudah ejek kami. Katanya percuma dikawal. Makanya kami datang minta komitmen langsung dari Kajari,” tegas Jois.

Massa kemudian diterima langsung oleh Kajari Luwu Timur, Berthy Oktavianez, S.H. di ruang rapat.

Dalam pertemuannya, Kajari menegaskan tidak akan mundur dan tidak “masuk angin”.

“Kalau saya sudah maju, pantang mundur. Begitu alat bukti dan hasil BPKP keluar, hari itu juga kami tetapkan tersangkanya,” ujar Berthy.

Kajari juga menjelaskan kehati-hatian prosedur penting agar kasus tidak gugur di praperadilan.

“Saat ini Seksi Pidsus intensif merampungkan berkas untuk kedua kasus”.

Setelah mendapat penjelasan, massa MUAK membubarkan diri secara tertib.

Aksi ini merupakan apresiasi sebagai bentuk partisipasi masyarakat didalam mengawal pemerintahan yang bersih dan akuntabel di kabupaten Luwu Timur.

(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *