Pemdes Desa Balean Transparan Kelolah ADD/DD, BPD Dan Masyarakat Acungkan Jempol

BANGGAI, RRN—Terobosan pemerintah desa “Kepala desa” Balean kecamatan Lobu dalam mengelolah anggaran dana desa dengan melaksanakan berbagi program pemerintah menyangkut pemberdayaan masyarakat itu dinilai sangat luar biasa, sesuai hasil investigasi awak media ini di lapangan Rabu (13/5/2020) di sinyalir tak bermasalah red.

Menurut sejumlah tokoh masyarakat desa Balean saat di temui awak media ini di masing-masing tempat kediaman membenarkan terobosan pemerintah desa dalam mengelolah anggaran dana desa adalah upaya perjuangan Asbian Nur Lesar selaku pemimpin yang patut di pertahankan sesuai dengan bukti dan kenyataan kepemimpinanya banyak memberikan manfa’at bagi masyarakat, Balean terang tokoh masyarakat sambil mengacungkan jempol.

Salah satu keberhasilan yang dilakukan oleh pemerintah desa Balean di dalam mengelolah anggaran dana desa (ADD/DD) adalah selalu memiliki penuh rasa tanggung jawab terhadap masyarakat di desa itu dan mengajak masyarakat dan lembaga desa (BPD) duduk bersama pemerintah desa secara transparan dalam pengelola’an anggaran ADD/DD terang Kepala desa.

Hal ini di lakukanya berkaitan dengan visi-misinya pada saat ia mencalonkan kepala desa tahun 2016, maka itu segala yang tertuang di dalam visi/misinya ia akan laksanakan, sebab Kepala desa Balean adalah salah satu kepala desa yang di nilai amanah menjalankan roda kepemerintahan desa sesuai nama
kepanjangan dari “ASBIANNUR” (Amanah, Sejahtera, Bijaksana, Inisiatif, Adil, Netral, Niat, Untuk, Rakyat) ujar kades, red.

Untuk itu di dalam penggunaan ADD/DD saya harus fokus pada pemberdayaan sesuai niat saya akan memberdayakan masyarakat khususnya desa Balean ucap kades, sehingga dalam pembagian bantuan berupa sambako maupun BLT dan lain sebagainya saya lebih mendahulukan yang wajib menerima manfaat tanpa pilih kasih tandas kades AsbianNur Lesar.

Kemudian di tahun depan ia janji akan memprogramkan perluasan pemukiman warga sebanyak empat puluh (40) kepala keluarga yang belum memiliki rumah tempat tinggal ungkap kades Balean, olehnya itu ia berharap kepada pemerintah daerah Bupati Banggai bisa dapat merealisasikan usulan pembuatan akses jalan yang menghubungkan dari desa Balean menuju kecamatan Lobu, pasalnya ia sudah berulang kali mengajukan proposal ke daerah namun sampai sekarang belum ada realisasinya ungkap kades Balean penuh harapan.

Jika melihat situasi kondisi desa Balean seharusnya pemerintah daerah sudah sejak lama memikirkan nasip warga di desa Balean karna terputusnya akses jalan yang menghubungkan dari desa ke kecamatan Lobu itu bisa menghambat pembangunan, karna pembangunan itu adalah merupakan sarana penunjang khususnya masyarakat desa Balean, dan terputusnya akses jalan tersebut akan memutuskan sendi-sendi kehidupan masyarakat desa Balean tambah sekdes Dolfi Lumentut S.sos.

Lanjut sekdes, dalam pandanganya itu pertumbuhan ekonomi rata-rata ingkam perkapita tidak siknifikan sebagaimana yang di harapkan masyarakat sehingga upaya penanggulangan kemiskinan dari “atas” sampai kedesa kita ini khususnya desa Balean menjadi sebuah persoalan di sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Harapan saya selaku perwakilan dari masyarakat desa Balean kepada pemerintah daerah kabupaten Banggai “Bupati Ir.Hi. Herwin Yatim MM. bisa menoleh sedikit ke desa Balean kecamatan Lobu untuk mengucurkan anggaran guna pembuatan akses jalan yang menghubungkan desa Balean ke kecamatan sepanjang lima (5) kilo meter tutup sekdes Dolfi Lumentut S.sos.

(Nakir Sulina)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *