Mahasiswa UNM Laksanakan  PKM-PM, Ini Tujuanya!

oleh -51 views

MAKASSAR, RRN — Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM).

Lanjut, Kegiatan berjudul New Normal: Edukasi dan Aktivasi Protokol 5M Berbasis Augmented Reality berlangsung di SDN 137 Inpres Kaemba 1, Dusun Kaemba Jaya, Desa Desa Pa’betengang, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros. Digelar di sekolah secara luring, dan daring melalui aplikasi zoom meeting.

Tim pelaksana PKM ini berjumlah lima orang mahasiswa dan satu dosen pembimbing. Masing-masing Nur Annisa selaku ketua tim dari jurusan Teknologi Pendidikan, Muhammad Sanul (PGSD), Ilham Taufik (Teknologi Pendidikan), Musdalifah (Teknologi Pendidikan), dan Andi Unmul Khaerat (Teknologi Pendidikan), Sementara dosen pembimbing adalah Dr.Citra Rosalyn Anwar,S.Sos,M.Si.

Dan Kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan dan pendampingan bagaimana menerapkan protokol kesehatan di masa new normal dengan memanfaatkan teknologi augmented reality. Tim pengabdi berharap, dengan kegiatan ini ke depannya murid-murid dapat memahami protokol kesehatan. Selain itu, secara teknis mampu memahami dan melaksanakan protokol kesehatan 5M dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Murid yang ikuti dalam pendampingan ini dipersiapkan untuk menjadi duta di antara teman-teman sebayanya, sehingga mampu menjadi contoh dan teladan yang baik dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

Kepala SDN 137 Inpres Kaemba 1 Sri Juwati,S.Pd.,M.M., merespons baik kegiatan ini. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada tim PKM PM UNM.

”Kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih, karena telah membantu kami dalam mendampingi siswa siswi untuk kegiatan belajar mengajar di masa pandemi ini. Alhamdulillah, setelah adik-adik melakukan pendampingan kepada 15 siswa ini, nantinya bisa menularkan ke teman-temannya, memberitahukan yang lain bahwa ilmu yang mereka dapatkan dari pendampingan itu disampaikan ke teman-temannya. Dengan adanya pendampingan ini, anak-anak kami makin mengerti bahwa prokes itu penting di masa pandemi ini. Patut mematuhi protokol kesehatan 5M di lingkungan sekolah,” ujar Sri Juwati.

Kepala Desa Pa’bentengang Japar Fattah, menyampaikan hal senada dengan kepsek. ”Terima kasih kepada tim pengabdian UNM atas kepedulian terhadap murid SD di daerah kami, Terutama dalam memberikan edukasi dini mengenai protokol kesehatan.

Dan Kami pihak desa sangat berterima kasih dengan kegiatan teman-teman mahasiswa ini, karena telah peduli melakukan pendampingan kepada anak-anak di desa kami. Karena kita tahu, masih banyak yang menyepelekan prokes di masa pandemi.

Memakai masker contohnya, sangat susah kami memberikan imbauan karena ini merupakan kabiasaan baru bagi masyarakat. Jadi, dengan kepedulian mahasiswa yang melakukan pendampingan, sangat membantu kami dalam penanganan prokes di desa kami,” ujarnya.

Pemanfaatan komik yang dirancang dalam bentuk augmented reality membuat murid–murid sangat antusias ketika kegiatan pendampingan berlangsung. Untuk memantau mereka juga diberikan buku kontrol protokol kesehatan, yang akan diisi setiap hari untuk menjadikannya terbiasa dengan protokol kesehatan di masa new normal.

(Aswar Nur)

Sumber : rls/BKM

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *