Karyawan PT.Silva Keluhkan Aturan Dan Sistem Yang Di Terapkan Perusahaan, Ini Alasannya!

oleh -72 views

MESUJI, RRN—Karyawan dan para pekerja yang bekerja di perusahaan pengolahan getah karet PT.Silva crumb rubber /Sungai budi Grub yang beralamat di desa mukti karya kecamatan pancajaya mesuji keluhkan aturan dan sistem yang di terapkan perusahaan kepada mereka.

Para pekerja menganggap perusahaan semau nya sendiri dalam menerapkan aturan di dalam perusahaan tersebut.

Di jelaskan oleh salah satu mantan karyawan PT.SCR  AU (34)bahwa perusahan tersebut memiliki aturan yang memberatkan para pekerja di antara nya adalah karywan di wajibkan  ronda di dalam areal perusahaan setelah selesai bekerja tetapi aktipitas ronda itu tidak masuk hitungan lembur dan tidak di bayar.

Lanjut, selain dari pada itu karyawan yang sudah bekerja puluhan tahun di satu bagian tiba-tiba di pindah kebagian yang baru tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu,dan perusahaan juga melarang mantan karyawan untuk masuk kedalam areal perusahaan sementara masih banyak hak-hak mantan karyawan tersebut yang belum di selesaikan oleh perusahan itu sendiri.

“Saya mantan karyawan yang mau mengurus hak-hak saya di perusahaan itu akan tetapi sampai saat ini saya tidak di ijinkan masuk ke dalam dengan alasan itu perintah pimpinan,dan semua karyawan yang selesai  bekerja itu tidak langsung pulang akan tetapi di wajibkan untuk ronda secara bergiliran setiap malam nya,juga yang buat para pekerja bingung dengan tidak ada konfirmasi terlebih dahulu tiba-tiba karyawan di pindah ke bagian yang baru,dengan begini seolah-olah perusahaan membuat karyawan tidak betah sehingga harapan perusahaan kami membuat surat pengunduran diri seperti yang sudah saya lakukan”jelas AU pada senin 03-agustus 2020.

Saat di mintai keterangan senin 03-agustus-2020 Haryati selaku wakil perusahaan menampik semua keluhan tersebut menurut nya perusahaan sudah melakukan sistem dan aturan kerja sesuai undang-undang tenaga kerja.

“Semua itu tidak benar kita pihak perusahaan sudah melakukan dan melaksanakan aturan sesuai undang-undang tenaga kerja,tetapi memang semenjak Covid 19,aktivitas agak berkurang semua komunikasi kami lakukan melalui vical”jelas nya.

Saat Di minta tanggapan nya pada rabu 05-agustus-2020 kepala dinas tenaga kerja dan tranmigrasi Riprianto menjelaskan pihak nya akan segera menindak lanjuti hal tersebut dan meminta supaya pihak karyawan atau pun mantan karyawan yang merasa di rugikan segera membuat laporan tertulis ke kantor disnakertran supaya dapat segera mungkin di tindak lanjuti.

“Kami akan segera tindak lanjuti keluhan para karyawan dan para pekerja segera datang ke kantor membawa laporan tertulis supaya kami ada dasar dan segera menindak lanjuti nya,kami dari disnakertran juga sudah bersurat ke PT Sungai budi grub terkait hal-hal lain di perusahaan anak cabang nya yang ada di kabupaten mesuji.pemeritah daerah dalam hal ini disnakertran mesuji akan menindak lanjuti semua laporan yang masuk dan kita akan bekerja secara profesional”tegas Ripri.

(TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *