Bupati Yusuf Ritangga Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Di Enrekang

ENREKANG, RRN – Pemerintah Kabupaten Enrekang menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Alun-Alun Lapangan Abubakar Lambogo Batili, Rabu (1/10/2025). Upacara berlangsung khidmat, penuh penghormatan, dan dipimpin langsung oleh Bupati Enrekang, H. Yusuf Ritangga.

Turut hadir jajaran pejabat penting, antara lain Ketua DPRD Enrekang Ikrar Eran Batu, PLH Sekda Enrekang Zulkarnain, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat fungsional Madya, pejabat administrasi, pimpinan instansi vertikal, BUMN, dan BUMD.

Bacaan Lainnya

Hadir pula unsur Forkopimda, yakni Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto bersama jajaran Polres, Dandim 1419/Enrekang Letkol Inf Augustiar Adinegoro bersama jajaran TNI, Kejari Enrekang Padeli, SH., M.Hum., Ketua Pengadilan Negeri Enrekang, serta Ketua Pengadilan Agama Enrekang, serta Ibu Pinca Sulselbar Enrekang Hasdiana SH.

Selain itu, tampak pula Ketua TP-PKK Kabupaten Enrekang Ibu Bupati Hja Ratnawati Muchlis, Ketua DWP Kabupaten Enrekang, Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang (Unimen), pimpinan organisasi LSM, serta insan pers yang meliput jalannya kegiatan.

Sesuai arahan, setiap kepala perangkat daerah diwajibkan menghadirkan staf sebagai peserta upacara, dengan rincian lima orang ASN dan dua orang non-ASN.

Peserta upacara mengenakan pakaian sesuai ketentuan: pejabat sipil memakai pakaian sipil lengkap (PSL), ASN mengenakan seragam Korpri, non-ASN memakai seragam putih hitam, sementara peserta dari perguruan tinggi, sekolah, dan organisasi masyarakat mengikuti dengan seragam masing-masing.

Momen puncak upacara ditandai dengan pembacaan teks Pancasila oleh Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangga, dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh PLH Sekda Zulkarnain.

Kemudian, Ketua DPRD Enrekang Ikrar Eran Batu membacakan Ikrar Pancasila, yang menegaskan kembali komitmen bangsa Indonesia.
Dalam ikrar tersebut ditegaskan bahwa sejak diproklamasikannya kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah menghadapi berbagai rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri, namun tetap tegak berdiri berlandaskan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Upacara berlangsung tertib, khidmat, dan menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Enrekang.


(Kasdi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *