ENREKANG, RRN (27 Oktober 2025) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan program bedah rumah senilai Rp 15.000.000 kepada keluarga almarhum Aldi Oktavian, pelajar Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Enrekang yang meninggal dunia akibat musibah tenggelam di Sungai Saddang pada 9 Oktober 2025 lalu.
Keluarga almarhum diketahui berdomisili di Desa Mandalan, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang, dan termasuk dalam kategori keluarga miskin dengan kondisi hunian yang sangat memprihatinkan serta tidak layak huni.
Berdasarkan laporan dari petugas BAZNAS di lapangan, rumah keluarga almarhum dalam kondisi miring dan nyaris roboh, bahkan harus ditopang dengan banyak tiang bambu agar tidak ambruk.
Lokasinya pun sulit dijangkau karena harus melewati area kebun, serta berada di titik rawan bencana, di mana bagian atas dan bawah rumah berpotensi longsor.
Selain berduka karena kehilangan putra mereka, keluarga ini juga tengah menghadapi ujian berat lainnya. Salah satu saudari almarhum Aldi dilaporkan menderita penyakit kulit parah, berupa gatal-gatal di sekujur tubuh hingga melepuh.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Enrekang, Drh. H. Junwar, M.Si, di kediaman keluarga almarhum. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat setempat serta perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Enrekang.
Dalam sambutannya, Drh. H. Junwar, M.Si menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa keluarga almarhum Aldi. Ia berharap bantuan senilai Rp 15 juta ini dapat segera dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah agar menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi bentuk nyata kepedulian umat terhadap sesama yang membutuhkan,” tutur Junwar.
Sementara itu, pemerintah setempat berencana memindahkan rumah keluarga tersebut ke lokasi yang lebih aman, dekat dengan pemukiman warga, guna menghindari risiko bencana di kemudian hari.
Dengan penuh haru, pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Enrekang dan semua pihak yang telah membantu.
Mereka mengaku sangat terbantu atas perhatian dan kepedulian yang diberikan di tengah kesedihan dan kesulitan ekonomi yang sedang mereka alami.
(Kasdi)






