Bakti Sosial Khitanan Massal Serentak Di Gelar PABI, Simak Beritanya! 

PANGKEP, RRN (22/6/2025) – Dalam rangka bakti sosial nasional, Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) menggelar khitanan massal serentak pada Minggu, 22 Juni 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Siang, Kabupaten Pangkep, dan dibuka secara resmi oleh Bupati Pangkep, Dr. H. Muh. Yusran Lalogau, S.Pi.

Turut hadir dalam acara ini sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Pangkep, Kapolres Pangkep, Dandim Pangkep, Kepala Dinas Kesehatan, serta Direktur RSBS dan jajaran manajemen rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Ketua Panitia dr. Muhammad Rava, Sp.B menjelaskan bahwa kegiatan khitanan massal ini dilaksanakan serentak di 30 kabupaten di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat, dengan total peserta mencapai 2.000 anak. Di Pangkep sendiri, jumlah peserta mencapai 88 anak, termasuk beberapa anak berkebutuhan khusus yang akan menjalani prosedur dengan bius total demi keamanan dan kenyamanan mereka.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap masyarakat. Selain aspek kesehatan, ini juga bagian dari menjalankan ajaran agama,” ungkap dr. Rava. Ia juga menyebut bahwa peserta tertua dalam kegiatan ini berusia 14 tahun.

Bupati Pangkep dalam sambutannya menyampaikan pesan khusus kepada para orang tua peserta.

“Jaga pola makan anak kita. Penyakit tidak memandang usia. Baru-baru ini di Pangkep, seorang anak usia 22 tahun terkena serangan jantung. Maka dari itu, mari kita hidup sehat. Bukan hanya jantung, penyakit ginjal dan lainnya pun bisa menyerang jika kita tidak menjaga pola makan anak-anak kita,” ujar Bupati Yusran.

Sebagai penutup acara, dilakukan foto bersama dan pemberian bingkisan secara simbolis kepada beberapa peserta khitanan massal, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap semangat anak-anak dan keluarga mereka.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

(fadilah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *