Aripin Jemput Akbar Tanjung Senior Partai Golkar, Ini Tujuannya!

oleh -14 views

LUTIM, RRN-Bertemu dengan Akbar Tanjung,tokoh senior Partai Golkar, Aripin yang merupakan ketua terpilih DPD II Partai Golkar Lutim menyampaikan kondisi Partai berlambang pohon beringin rindang di Bumi Batara Guru.

Dalam penyampaiannya, Aripin bercerita sejak dua orang tokoh Partai Golkar sekaligus pengurus inti Dikabupaten Luwu Timur telah meninggal dunia.

“Saat menjemput bang Akbar Tanjung yang tercinta di bandara Sultan Hasanuddin bersama Kakanda Taupan Pawe, beliau menanyakan kondisi Partai setelah dua pengurus ini telah mendahului kita menghadap sang ilahi”,Ujar Aripin ke awak media melalui telepon selulernya, Senin (22/11/2021).

Dalam perjalanan itu, Aripin dengan nada bicaranya menahan duka mendalam kembali mengingat dua sosok yang sangat berjasa di Partai Golkar, yaitu Alm.Husler yang juga Bupati lutim saat itu sekaligus ketua DPD II Golkar dan Alm.Amran Syam ketua harian Partai Golkar dan sebagai ketua DPRD lutim semasa hidupnya.

“Bercerita tentang partai Golkar dihadapan Bang Akbar Tanjung setelah kepergian dua orang tercinta (Alm.Husler dan Alm.Amran_red), rasa duka mendalam ini tak terbendung, saya menyampaikan terkait kekosongan ketua DPRD dan saat ini kekosongan wakil bupati”, Ungkapnya.

Kedatangan Akbar Tanjung berkunjung ke SulSel dalam rangka sebagai narasumber dalam kegiatan Golkar Institut dan menghadiri Bimtek bersama seluruh pengurus DPD II se-Sulsel.

Bukan hanya itu, Aripin yang kini menjadi ketua DPD II Partai Golkar Lutim bertekad untuk lebih memajukan Partainya dengan menambah perolehan jumlah kursi di parlemen, yakni 12 kursi.

“Insyaallah, bersama pengurus partai Golkar mulai dari tingkat kabupaten hingga desa,kita akan bekerjasama dan berkomitmen lebih memajukan partai dengan menambah perolehan kursi di DPRD sebanyak 10 hingga 12 kursi”,ujar Aripin.

Keyakinan Aripin ini karena melihat seluruh kader dan pengurus masih semangat berada dibarisan partai Golkar dan kedepan akan lebih mementingkan bermusyawarah dalam pengambilan keputusan dengan memperhatikan suara dari tingkat desa.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *