MAKASSAR, RRN (17 Oktober 2025) – Di zaman ketika kecepatan menggantikan kedalaman,
dan perhatian manusia direbut oleh gelombang algoritma,
Asosiasi Media Jurnalis Indonesia (AMJI) Sulawesi Selatan)
hadir menyalakan lentera baru — Pelatihan Jurnalistik dan Bisnis Digital Cerdas,
sebuah pergerakan yang bukan sekadar transfer ilmu,
melainkan panggilan zaman untuk melahirkan insan yang mampu berpikir, menulis, dan berpengaruh dengan nilai.
Kegiatan ini lahir dari kesadaran mendalam:
bahwa dunia kini bukan kekurangan informasi,
melainkan kekurangan arah dan makna.
Dalam lautan data yang luas, manusia butuh penuntun —
dan di sanalah peran jurnalis sejati kembali menemukan maknanya.
Ketua AMJI Sulsel, Hamka Hamid, menyampaikan,
bahwa inisiatif ini berdiri di atas fondasi moral dan intelektual —
membangun jurnalis dan pebisnis digital yang tidak hanya piawai mengolah kata,
tetapi memahami makna di balik setiap pesan yang mereka sampaikan.
“Kami ingin melahirkan generasi yang tak hanya bisa menulis cepat,
tetapi juga berpikir jauh.
Generasi yang tidak sekadar viral,
tetapi visioner — mengubah berita menjadi inspirasi,
dan inspirasi menjadi kekuatan ekonomi,”
tegas Hamka Hamid, dengan pandangan penuh keyakinan.
Pelatihan ini menghadirkan kurikulum visioner:
penguasaan teknik menulis berita profesional dalam waktu kurang dari satu menit,
pembuatan iklan animasi, strategi mengasah ide dan membaca peluang,
hingga seni membangun hook dan membaca perilaku pasar digital.
Terbuka untuk umum, dengan kuota terbatas,
pelatihan ini akan digelar di Makassar, November 2025.
Informasi dan pendaftaran dapat diakses melalui 0821 9455 2032.
Kini, AMJI Sulsel tidak sekadar melatih kemampuan —
tetapi menanamkan kesadaran baru bahwa media bukan hanya ruang publikasi,
melainkan medan dakwah, ekonomi, dan perubahan sosial.
Dari Makassar, gelombang kebangkitan ini dimulai.
Dari tangan para jurnalis muda,
akan lahir generasi yang tidak hanya mengabarkan dunia —
tetapi mengubah arah peradaban digital Indonesia.
(***)






