LUTIM, RRN—Pulau Bulu Polo’E dari Kejauhan Berkunjung ke Malili, tidak ada salahnya menyempatkan berkunjung ke Pulau yang satu ini, namanya Bulu Poloe, pulau satu-satunya yang berada di perairan laut Teluk Bone, terletak dejkat perbatasan antara perairan Sulawesi Tenggara (Kolaka Utara) dengan Kabupaten Luwu Timur.

Pesona wisata bahari di pulau ini menyajikan pantai pasir putih keindahan bawah laut yang mempesona serta keanekaragaman biata yang hidup di daerah ini, serta menjadi area memancing bagi masyarakat nelayan dan para mancing mania.
Lanjut, Untuk mengunjungi Pulau ini menggunakan perahu milik masyarakat setempat, akses menuju ke pulau bisa melalui Desa Harapan, Dusun Lampia, dengan jarak tempuh ke lokasi sekitar 1 jam, dan dapat pula melalui Malili dengan menggunakan kapal masyarakat menyusuri sungai Malili dan langsung ke Pulau Bulu Poloe dengan jarak tempuh 2 Jam perjalanan.
Pulau yang tak berpenghuni ini terdapat satu bangunan milik Angkatan Laut yang berfungsi sebagai pos jaga, namun tidak lagi digunakan sehingga tidak terawat dan sudah rusak tak terurus. Selain dijadikan sebagai tempat kunjungan rekreasi, pulau ini juga berfungsi berbagai tempat beristirahat nelayan-nelayan pencari ikan dan tempat berlindung dari terjangan ombak jika laut tidak bersahabat (cuaca ekstrim).
Pulau Bulu Poloe ramai dikunjungi pada musim liburan dan akhir pekan, tua muda, pasti dapat kita temui diwaktu seperti itu. ada yang rekreasi bersama keluarga, bersama teman, dan juga sebagai tempat pelatihan bagi yang senang berkegiatan alam bebas.
Pantai Pulau Bulu Polo’E
Bila tiba di Pulau ini, kita disuguhi dengan bentuk pantai yang bervariasi, pantai pasir putih, bebatuan tebing yang kokoh diterpa ombak, pantai berkerikil. Topografi Pulau yang berbukit dan dipenuhi pepohonan menambah keasrian dan kesejukan tempat ini.
Bagi yang senang Diving juga terdapat beberapa spot dive yang dapat menjadi tempat menikmati keindahan alam bawah laut. hanya saja beberapa titik telah rusak karena karangnya telah hancur akibat perubahan iklim, penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan (dulu, saat maraknya potasium dan bom ikan) dan akibat jangkar kapal yang terkena karang. Namun kesemua itu dapat terabya dengan sensasi dive di tempat ini.
Keceriaan itu pasti akan Datang
Jika anda berkunjung ke Pulau Bulu Poloe, senantiasalah bijak dengan alam dengan tidak mengotorinya dengan sampah bawaan, agar laut kita tidak dijadikan tong sampah raksasa yang dengan mudahnya sampah terbuang ke laut.
“Jangan Anggap Laut Sebagai Tempat Sampah”. Salam Lestari, Senin (02/11/2020).
(AHS/Fadel A)






