Vaksin Pertama Anak Usia 6-11 Tahun Di Puskesmas Cakkuridi Mencapai 89,2%

oleh -148 views

SOPPENG, RRN-Vaksinasi pada anak usia 6 – 11 tahun yang dilaksanakan selama 2 Minggu yang terhitung dari tanggal 11 hingga tanggal 24 Januari 2022 yang dilak sanakan disejumlah 17 Sekolah Dasar yang ada diwilayah kerja puskesmas Cakk uridi dilima Desa yaitu Desa Abbanuange, Tetewatu, Paroto, Parenring dan Palangise ng se-Kecamatan Lilirilau Kabupaten

Soppeng.

Kepala tata usaha UPTD Puskesmas Cakku ridi Jumarni, SKM menyatakan bahwa pel aksanaan Vaksin perdana usia 6-11 tahun dari 17 sekolah dasar selama 2 Minggu me ncapai 89,2% yang telah divaksin, berkat kesadaran dan antusias orang tua siswa mendukung dalam pemberian vaksin ke pada anaknya guna demi terselenggaranya proses belajar tatap muka yang masih Ter batas berjalan dengan aman.

Ditempat terpisah Kepala Puskesmas Cakk uridi Gusnawati Genda , S.Kep menyampai kan bahwa cakupan vaksin untuk Remaja dan masyarakat umum yng ada diwilayah Puskesmas Cakkuridi yaitu Dosis I telah mencapai 82,3% dan untuk Dosis dua sud ah mencapai 56,65% ,pencapaian ini berk at kesadaran masyarakat yang antusias datang ketempat pelayanan untuk melaku kan vaksin yang dibantu dengan pemerint ah setempat juga Babinsa dan babinkamti bmas .

Vaksin yang digunakan pada anak-anak ini adalah vaksin Sinovac. Ini sesuai izin yang telah dikeluarkan BPOM RI bahwa sinovac aman untuk anak-anak usia 6 – 11 tahun perdana dilakukan serentak di seluruh Kabupaten Soppeng, di setiap kecamatan pada bulan Januari dan lokasi vaksinasi perdana di sekolah yang telah ditetapkan sesuai kesepakatan antara puskesmas dan UPP di masing-masing kecamatan.

Sementara itu, salah satu siswa SD Negeri yang tidak ingin dimediakan  berusia sembilan tahun mengungkapkan telah melakukan persiapan sebelum menjalani vaksinasi. Seperti sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Pada saat vaksinasi, ia mengaku merasakan sakit di lengannya. Setelah dilaksanakan observasi, tidak terjadi KIPI pada anak, Setelah itu saya tidak merasakan apa-apa, “ujar siswa tersebut.

(Gazali Rasyid/RRN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *