LUWU TIMUR, RRN – Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Program Pembangunan dan Pemberdayaan Desa (TAPM-P3MD) Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Sitti Rahmatia memfasilitasi Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Angkona dalam rangka melakukan pelatihan pembuatan produk makanan berbahan baku daun kelor yang berlangsung di Aula Kantor Desa Watangpanua, Jumat (16/6/2023).
Lanjut, Kegiatan tersebut di hadiri Ibu PKK dan para kader stunting dan balita desa Watangpanua.
Dan Sitti Rahmtia selaku pemateri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dimana selain meningkatkan pemberdayaan masyarakat, juga belajar manfaat daun kelor (Moringa Oleifera).
“Selama ini kita hanya memanfaatkan daun dan buahnya menjadi sayur, ternyata daun kelor punya banyak kegunaan untuk kesehatan, salah satunya mengatasi malnutrisi,” ujar Rahmatia.
Lanjut Rahmatia, hal ini juga sejalan dengan program pemerintah yaitu pencapaian SDGS 3 yaitu pemenuhan gizi balita, apalagi desa Watangpanua ini memiliki tanaman kelor yang sangat melimpah.
“Jadi sepatutnya kita kembangkan produk daun kelor ini menjadi lebih praktis dan bernilai ekonomi tinggi, terlebih produk untuk kesehatan balita agar mencegah penurunan stunting,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta pelatihan melakukan praktek pembuatan produk yang diawali dengan pembuatan tepung kelor, teh kelor, pudding kelor dan kapsul kelor.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Desa Watangpanua Musfirah menyampaikan ucapan terima kasih kepada TPP yang melakukan kegiatan ini.
“Selama ini masyarakat mungkin hanya tahu bahwa kelor hanya bisa dibikin sayur ataupun teh, tapi dengan adanya kegiatan ini kita bisa tahu lebih banyak lagi. Dan mungkin bisa menambah penghasilan ekonomi masyarakat,” terangnya.
Musfirah lebih lanjut mengatakan bahwa kegiatan positif seperti ini sangat diharapkan untuk kepentingan masyarakat desa Watangpanua.
(***)






