Tiem GTPP Covid-19 Luwu Timur Gelar Rapat Bersama Warga Puncak Indah, Ini Yang Di Bahas!

LUTIM, RRN—Bertempat di Aula Desa Puncak Indah, Tiem Gugus Tugas adakan rapat bersama warga desa puncak indah yang membahas soal rumah Singgah pasien covid-19, kamis (6/5/2050) malam.

Lanjut, Diketahui bahwa pemda menunjuk Hotel Ilaga ligo sebagai Rumah singgah yang beralamat di desa puncak indah, yang berada di tengah pemukiman masyarakat.

Dan dari Pantauan media online radar reportasenews, Nampak hadir dalam giat yakni Kepala Desa Puncak Indah Selaku Moderator rapat  M.Cakkir, Kepala BPBD Lutim Sekaligus Sekertaris juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Luwu Timur  Sabur, Andi Tulleng, Kabag Ops Polres Lutim Kompol Akbar Andi Mallaroang, Staf Ahli Sekaligus Pakar Kesehatan  dr.April, Ketua FPI Luwu Raya Abdul Rauf Dewang bersama Anggotanya, Tiem dari media, dan warga masyarakat Puncak Indah.

Saat Rapat berlangsung, Satu persatu warga di mintai pendapatnya soal keberadaan rumah singgah Pasien Covid-19, yang intinya mereka tetap menolak dan memberikan pilihan kepada Tim TGPP kabupaten, bahwasanya ada beberapa tempat antara lain pondok sepuluh malili, Camp enggano soroako, Rusunawa, Camp PT Vale yang berada di kelurahan malili.

Dan ketua FPI Abdul Rauf Dewang memberikan tanggapannya “mengenai pemberitaan di media sebelumnya soal penolakan rumah singgah, dia mengklarifikasi bahwa ada Kesalapahaman informasi, antara pihak pemerintah dengan masyarakat puncak indah, makanya dengan hasil rapat ini bisah mendapatkan solusi yang baik. serta berpesan bahwa pemerintah Jangan terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan,dan memperhatikan masyarakat setempat,”ungkapnya”.

Sementara Zabur selaku Sekertris tiem GTPP menjelaskan dan menanggapi soal rumah singga,”bahwa yang tinggal disitu hanya tiem medis dengan alasan klau mereka pulang di rumahnya susah lagi kumpul klau pagi, sedangkan kita mau kerja pagi-pagi supaya tidak terlambat bekerja, dan juga menjelaskan kalau yang tinggal di rumah singga itu pasien sudah di rapid diagnosis test(RDT) baru hasil rapid yang positif, belum hasil Swab. Ini belum tentu positif Covid-19, dan ini lah di karantina mandiri di hotel Ilaga ligo, untuk menunggu hasil swabnya, jika ada yang positif maka langsung di Rujuk ke makassar,”Tegas Sabur”.

(Haslinda/Fadel A)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *