Sudah 131 Orang Jamaah Tabligh Di Kabupaten Tolitoli Yang Dilakukan Rapid Test

oleh -338 views

TOLITOLI, RRN—Salah satu gerakan Islam yakni Jamaah Tabligh saat ini sedang menjadi sorotan luas di berbagai daerah termasuk di Kabupaten Tolitoli.

Dan Sorotan tersebut setelah ada sejumlah Jamaah Tabligh (JT) dari sejumlah daerah terinfeksi virus corona (Covid-19) usai mengikuti Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu, sebut saja di antaranya dari Kotawaringin Barat, Kalimantan Timur, dari Pengempel Indah Bertais, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), dari Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, bahkan ada satu keluarga di Kota Palu dinyatakan positif virus corona (Covid-19).

Satu keluarga itu terdiri dari ibu dan dua orang anak, diketahui ketiganya tertular virus corona dari ayah yang memiliki riwayat perjalanan ke Gowa, demikian pula dari Kabupaten Buol, juga memiliki riwayat perjalanan yang sama. Dengan demikian Ijtima Ulama di Pakatto Gowa Sulsel ini telah menjadi kluster yang mengerikan saat ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kabupaten Tolitoli Arham A. Jacub, SH menyebutkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli Jamaah Tabligh Kabupaten Tolitoli yang mengikuti Ijtima Ulama di Gowa Sulsel seluruhnya berjumlah 237 orang.

Sebagai upaya antisipasi untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tolitoli, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli melalui tenaga medis di 15 Puskesmas sejak awal April lalu secara intens melakukan tracing (penelusuran) kepada seluruh JT yang ada dan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tolitoli sekaligus langsung melakukan screaning awal untuk mendeteksi antibodi melalui Rapid Test.

Sampai dengan hari Rabu (6/5) tercatat sudah sebanyak 131 orang yang selesai Rapid Test dan terhadap yang 106 orang sisanya akan terus dilakukan. Dari 131 orang tersebut terkonfirmasi positif hasil rapid test sebanyak 9 orang sedangkan selebihnya 122 orang seluruhnya negatif, kata Arham.

Lebih lanjut Arham menjelaskan bahwa dari 9 orang JT yang sudah terkonfirmasi positif Rapid Test itu, 8 orang saat ini sedang menjalani karantina di fasilitas karantina yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah sedangkan 1 orang lagi sedang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Mokopido Tolitoli karena hasil pemeriksaan sampel swabnya terkonfirmasi positif korona.

(Syamsul)

Sumber:Bagian Prokopim Setdakab Tolitoli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *