Setelah Mengeluarkan Surat Edaran, Walikota Palopo Pantau Langsung Ruang Isolasi RSUD Sawerigading

oleh -

PALOPO. RRN- Setelah mengeluarkan surat edaran Nomor :455/Dinkes/III/2020. 15 Maret 2020 (Malam). Untuk disebarluaskan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Pemerintah Kota Palopo dibawah kepemimpinan HM. Judas Amir, M. H.(Walikota), memantau langsung kesiapan ruang Isolasi RSUD Sawerigading. 16 Maret 2020.

Kunjungan Walikota Palopo didampingi unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Firmanza DP, Direktur RSUD Sawerigading dr. Nazaruddin, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dr. dr. Ishaq Iskandar, M.Kes. sebagai Juru Bicara (Jubir) Pemkot Palopo terkait penyebaran Covid-19. dan sejumlah pimpinan perangkat daerah Palopo.

” Menurut Walikota, apa yang menjadi diinstruksikan Presiden dan para pihak terkait ditingkat pusat itu, dikeluarkan setelah melalui kajian-kajian keilmuan. Dan itulah ia implementasi dan berharap apa yang sudah dilaksanakan sejalan dengan apa yang menjadi harapan Presiden RI.” Ujar HM. Judas

Lanjut dia, ” Walikota Palopo Judas Amir, menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, termasuk kepada pewarta atau wartawan, baik cetak dan elektronik dokter dan semua elemen yang telah berupaya menjaga agar kota palopo terhindar dari penyakit dan virus, terutama Covid-19 atau Virus Corona.” Pungkas JA, sapaan populernya.

Sementara itu, Direktur RSUD Sawerigading Palopo, Dr. Nazaruddin Nawir, menjelaskan kesiapan RSUD sawerigading terkait mewabahnya Covid-19. Pihaknya telah menerapkan kebijakan bahwa mulai tanggal 16 Maret 2020 tidak diizinkan lagi pembesuk masuk ke ruangan RS, dan penjaga pasien, termasuk para penjual-penjual makanan.

” Kami tidak ijinkan lagi pembesuk ataupun pengunjung memasuki ruang RS. ” Ujar Nazaruddin

” Dan pengunjung hanya diperbolehkan 2 orang, untuk anak-anak kita juga sudah sampaikan kepada masyarakat bahwa anak-anak tidak boleh lagi menginjakkan kakinya di Rumah Sakit (RS), kecuali pasien. ” Jelas Nazaruddin Nawir

Lanjutnya, untuk jam besuk sudah tidak diberlakukan untuk sementara waktu. Sebagai bentuk antisipasi dan mendukung upaya Pemkot Palopo yang meliburkan 14 hari ini.

” Terkait operasional RSUD teman-teman sejawat tetap melaksanakan tugas seperti biasa, melaksanakan pelayanan rawat jalan dan rawat inap dan tetap melakukan tindakan-tindakan operasi yang dianggap emergency. “Pungkasnya
(Bang Yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *