Retur Bermasalah, Pelayanan J&T Express Disorot: Pemuda Pancasila Minta Evaluasi Total

LUTIM, RRN — Gelombang keluhan masyarakat terhadap pelayanan retur barang di J&T Express kian memuncak. Warga yang merasa dirugikan bahkan mendatangi langsung kantor cabang untuk menuntut kejelasan atas paket yang tak kunjung terselesaikan.

Masalah utama yang dikeluhkan meliputi lambatnya proses retur, ketidakjelasan status pelacakan, hingga dugaan lemahnya koordinasi di tingkat lapangan. Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat yang merasa haknya sebagai konsumen diabaikan.

Bacaan Lainnya

“Status di sistem seolah sudah diproses, tapi barang tidak jelas di mana. Ini bukan sekadar keterlambatan, ini bentuk ketidakpastian yang merugikan,” ujar salah satu warga.

Menanggapi situasi tersebut, Sekretaris Jenderal Pemuda Pancasila MPC Kabupaten Luwu Timur, Abdul Rauf Dewang, melontarkan kritik tajam dan peringatan serius kepada pihak perusahaan.
“Ini sudah tidak bisa ditoleransi. Kalau pelayanan seperti ini terus terjadi, maka patut dipertanyakan keseriusan perusahaan dalam melindungi hak konsumen. Jangan sampai masyarakat hanya dijadikan objek bisnis tanpa jaminan pelayanan yang layak,” tegasnya.

Ia juga menilai bahwa persoalan ini bukan lagi kasus teknis semata, melainkan cerminan buruknya sistem pelayanan yang harus segera dibenahi secara menyeluruh.
“Perusahaan tidak boleh lepas tangan. Retur adalah bagian dari tanggung jawab, bukan beban yang dihindari. Kalau pengiriman bisa cepat saat mengambil keuntungan, maka saat bermasalah juga harus cepat diselesaikan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, maka pihaknya tidak menutup kemungkinan akan mengambil langkah lanjutan sebagai bentuk pembelaan terhadap masyarakat.

“Kami akan mengawal persoalan ini. Jika tidak ada perbaikan, maka kami siap mendorong langkah-langkah lanjutan, termasuk menyuarakan ini secara terbuka demi melindungi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Masyarakat berharap pihak J&T Express segera melakukan evaluasi total, memperbaiki sistem pelayanan, serta memastikan tidak ada lagi konsumen yang dirugikan.

(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *