Polda Papua Bantah Adanya Serangan Udara Di Kabupaten Nduga

oleh -

JAYAPURA, RRN—Beredarnya postingan di media sosial yang mengatakan Militer Indonesia dalam hal ini TNI/Polri melakukan penyeragan melalui udara di Kabupaten Nduga itu tidak benar atau Hoax, hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Papua, Kombespol, Drs. Ahmad Mustofa Kamal, SH., di Jayapura-Papua, Jumat (22/112019).

Menurut Kabid Humas Polda Papua, Dalam postingan tersebut dikatakan TNI/Polri telah melakukan serangan udara menggunakan enam Helikopter ke TPNPB-OPM Post di Alguru.

“Aparat keamanan TNI/Polri tidak berada di daerah tersebut sehingga postingan tersebut adalah tidak benar atau hoax” Kata Kabid Humas Polda Papua.

Lanjutnya, Yang aparat lakukan yaitu melakukan penangkapan terhadap Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Sinak Iris Murib di Timika tepatnya di Distrik Iwaka Kabupaten Mimika pada Kamis kemarin.

“Aparat gabungan TNI/Polri yang berada di daerah pegunungan saat ini tengah melakukan patroli dan sambang warga yang merupakan tugas pokok yaitu melindungi dan mengayomi masyarakat. Sehingga masyarakat yang melakukan aktifitas merasa aman dan nyaman tanpa merasa takut dengan tindakan-tindakan Kriminal”, imbunya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH juga menegaskan, bahwa apa yang telah disampaikan Kapolda Papua menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru yaitu dengan menghimbau kepada masyarakat yang ada di Papua agar dapat menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban umum. Kepada seluruh umat beragama untuk tetap menjaga kerukunan dan toleransi.

Setiap Ormas dilarang melakukan atau menyebarkan paham separatis dan radikalisme. Menghasut, memposting, menyebarkan berita hoax serta ujuaran kebencian dan isu sara baik itu di lingkungan maupun di media sosial.

Kapolda juga meminta kepada masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam dan menyalakan petasan yang dapat membahayakan dirinya maupun orang lian. Aparat keamanan TNI/Polri akan melakukan tindakan tegas terhadap siapa saja yang melakukan pelanggaran hukum.

(Muslimin Rusli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *