Pemprov Sulsel Berikan Apresiasi Pemda Lutim Dalam Gerakan Literasi

LUTIM, RRN—Suatu negara yang besar akan terlihat apabila perpustakaannya ada dan terlihat modern didalamnya. Hal di ungkapkan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ( DPK ) Provinsi Sulawesi Selatan Moh. Hasan Sijaya, S.H., M.H. saat memberi sambutan di acara peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Luwu Timur, di Malili, Kamis (01/04/21).

Dan Menurutnya, saat ini, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) sangat giat dalam menumbuhkembangkan gerakan literasi baik dalam skala provinsi mau pun Nasional. Dan itu dilakukan secara konsisten sehingga membuatnya berbeda dari beberapa daerah lain.

“Lanjut, Lutim masuk dalam bagian penilaian Provinsi Sulawesi Selatan (Sul-Sel) dalam memajukan gerakan literasi itu, lima besar. Bahkan kabupaten Lutim ini sudah 3 kali mewakili Provinsi Sul-Sel dalam lomba perpustakaan Desa di tingkat nasional, dan ini patut kita apresiasi” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau menuturkan, bahwa gerakan literasi yang ada di Kabupaten Lutim ini terlihat cukup giat karena solidnya sinergitas antar pemerintah dan masyarakat khususnya para pegiat literasi. “ini semua atas kerjasama para pustakawan kita, para pegiat literasi kita, pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan pemerintah yang ada di Desa dan Kelurahan,”. Tambahnya

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu Timur Budiman mengungkapkan “Muda-mudahan dengan keberadaan perpustakaan ini kita bisa mendekati 3 kota lain yakni Palopo, Pare-Pare dan Makassar. Apalagi nanti kalau ada perguruan tinggi, ini menambah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita, ini semakin baik,” ungkapnya

Ia juga mengatakan, pembangunan gedung ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Bidang pendidikan, sub bidang perpustakaan, sebesar 10 Miliyar Rupiah, yang menandakan adanya komitmen bapak presiden Joko Widodo dalam rangka meningkatkan kecerdasan bangsa Indonesia. Nah lutim ini, dengan IPM yang kalau di sulsel, kabupaten, kita paling tinggi pak, 72,” Imbuhnya

Namun begitu, wabup Budiman juga berharap, selain pekerjaannya dilakukan dengan sungguh-sungguh, perpustakaan ini juga agar di buat semenarik mungkin dengan konsep modernisasi agar dapat menarik pengunjung.

“Dan harus ada yang menarik, sehingga anak kita bisa datang ke perpustakaan,” ucapnya.

“Tentu harapan pemerintah, pekerjaan ini di kerjakan dengan sepenuh hati. Dengan sungguh-Sungguh, dengayn dana yang besar tentu, ada output dan dampak yang besar bagi masyarakat,”. Tutupnya

(AHS/Fadel A)

Sumber : Ismail Samad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *