Merasa Di Rugikan Kades Sandana Akan Laporkan Pihak Yang Mencemari Nama Baiknya Dimedsos

oleh -613 views

TOLI-TOLI, RRN – Kepala desa Sandana setelah diwawancarai media disekretariat laskar kopi, tentang pembagian tanah milik negara dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang kini menjadi hangat diperbincangakan di media sosial dan kalangan masyarakat.

“Bahwa saya selaku kepala desa sudah bekerja sesuai dengan wewenang saya, adapun mangrof yang saya tebang itu untuk membangun jalan, tidak mungkin saya bangun jalan masih ada pohon mangrof” ujar zainuddin selaku kepala desa Sandana. Sabtu 20/11/2021

karna semakin hangatnya berita tentang pembagian tanah milik negara dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di media sosial membambuat kepala desa Sandana merasa nama baik nya dicemari, menurutnya unggahan akun facebook tersebut tersebut sangat keliru..

Sementar itu zainuddin berencana akan melaporkan pihak-pihak yang mengunggah tentang pembagian tanah milik negara dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) desa Sandana yang dinilai sangat merugikan dia sebagai kepala desa sandana.

“Saya sebenarnya hanya mendiamkan ini semua tapi karna mereka semua sudah sanggat terlalu maka saya akan melaporkan kepihak yang berwajib demi nama baik saya sebagai kepala desa Sandana”

Kepala desa Sandana juga menegaskan untuk terkait masalah sertifikat yang mengatas namakan nya untuk di croscek di pertanahan.

“Coba bapak cek di kantor pertanahan apakah 15 nama itu atas nama saya semua ? itu semua milik desa hanya karna saya kepala desa sehingga KTP saya diminta untuk mewakili” ujar zainuddin selaku kepala desa sandana..

Badan pengawas desa (BPD) desa Sandana juga menegaskan “nama-nama yang ganda itu tidak semua penerima tanah negara, ada juga yang punya tanah memang didesa sandana. hanya diikutkan karna itu Program Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018 mumpung gratis jadi saya ikutkan semua masyarakat sandana”

Salah satu warga desa sandana juga mengeluh tentang postingan yang berada di media sosial karna postingan tersebut melibatkan nama orang tuanya yang sdh meninggal dunia Namun stelah di croscek dlam daftar penerima Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ternyata nama yg bersangkutan tdk ada.

(adrianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *