Lomba Tahfidz Al-Qur’an Dan Hadist Sulsel, Lutim Ikutkan 7 Peserta

oleh -63 views

 

LUTIM, RRN—Sebanyak 7 orang peserta asal Kabupaten Luwu Timur mengikuti lomba Tahfidz Al-Qur’an 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, 30 juz dan Hafalan 50 dan 100 Hadits tingkat Sulawesi Selatan Tahun 1442 H/2021 M secara Virtual, di ruang Media Center Dinas Kominfo Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (08/05/2021).

Lomba bagi penghafal Al-Qur’an dan Hadits ini diikuti total 185 peserta dari 22 kabupaten/kota di Provinsi Sulsel, dengan kategori khusus anak-anak, remaja, serta dewasa. Lomba ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel yang resmi di buka oleh Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, kemarin, Jumat, 07 Mei 2021.

Adapun 7 orang peserta dari Kabupaten Luwu Timur ialah Nur Sakinah (1 Juz Putri), Rahma Indira Ashari (5 Juz Putri), Dinari Putri (10 Juz Putri), Ardisah Halis Isnaini (20 Juz Putri), Kurniawan (10 Juz Putra), Iman Ridwan Hidayat (30 Juz Putra), dan Nur Azisiah (50 Hadist Putri).

Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriyati Budiman usai mengalungkan kartu tanda peserta mengucapkan selamat berlomba. Ia berharap agar ajang ini dijadikan sebagai sebuah pembelajaran dan motivasi kedepan, bukan hanya semata-mata untuk mencari juara, tapi yang paling utama adalah pengalaman tentang bagaimana merasakan yang namanya ikut lomba.

“Jadi, kami berharap dengan adanya lomba ini, anak-anak bisa termotivasi dan meningkatkan kemampuan mereka untuk ikut lomba-lomba di masa depan,” tutur istri dari Bupati Luwu Timur tersebut.

Sementara Hendrik selaku Panitia Lokal mengungkapkan bahwa, ini merupakan ajang pertama yang dilakukan PKK Sulsel. Namun ia mengatakan bahwa waktu untuk mempersiapkan peserta lomba ini sangat minim.

“Kami hanya mempunyai waktu 3 hari untuk mempersiapkan peserta. Seharusnya waktu yang bagus untuk mempersiapkan peserta minimal 1 bulan sebelum lomba dimulai. Jadi peserta yang kami hadirkan saat ini bukan merupakan peserta yang di Seleksi Tilawatil Quran dan Al-Hadist (STQH), seharusnya kan ada penjaringan dulu biar kita mendapatkan peserta yang benar-benar bisa diikutkan,” ujar Hendrik.

Dirinya mengungkapkan bahwa, pihaknya bisa mengikuti kegiatan ini berkat kerjasama dengan Bagian Kesra Setdakab Luwu Timur, Kementerian Agama Luwu Timur, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kab. Luwu Timur dan Pembina Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah (H. Mursahah), serta Pembina Pondok Tahfidz Al-Wahdah yang telah menyiapkan peserta yang memang terbaik dibidangnya.

Mengenai target yang ingin dicapai, Hendrik mengatakan bahwa, saat ini juara bukan yang utama dulu, pihaknya lebih memfokuskan untuk ekspedisi agar anak-anak yang ikut dalam lomba ini mendapatkan pembelajaran karena sebenarnya banyak potensi di Kabupaten Luwu Timur cuma belum terakomodir.

“Dan dengan adanya ajang ini, nantinya kita bisa mengakomodir semua peserta, karena teman-teman di Pondok Tahfidz Al Wahdah dan Ponpes Nurul Junaidiyah ini sangat antusias untuk mengirimkan santri-santrinya mengikuti lomba sebagai syiar dan teman-teman Depag Lutim juga sangat membantu proses lomba ini,” ujarnya.

“Kami dari Panitia Lokal mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah meluangkan waktu untuk mempersiapkan peserta lomba ini, ada H. Mursaha dari Ponpes Nurul Junaidiyah, pak Ahwan dengan kru dari Kantor Kementerian Agama Lutim, Pondok Tahfidz Al Wahdah Putra-Putri, dan Dinas Kominfo yang telah menyiapkan tempat dan alat virtualnya,” tukas Hendrik.

(ikp/kominfo/AHS/Fadel A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *