Literasi Al-Qur’an Menumbuhkan Karakter Religius Siswa Di SMAN 4 Barru

BARRU, RRN – Dalam rangka Menumbuhkan Pendidikan Karakter (MPK) yang dilaksanakan SMAN 4 Barru melalui program Literasi Al-Qur’an secara rutin tiap hari Jumat.

Kegiatan tersebut terus di bimbing dan dibina guru agama Islam dan guru pembina beserta masing-masing walikelasnya, sehingga semua peserta dapat menjadi lancar membaca Al-Qur’an.

Sebelum ataupun sesudah kegiatan pembelajaran, hal tersebut merupakan salah satu upaya yang di lakukan oleh guru guna menumbuhkan karakter yang religius dan insan Qurani .

Tak hanya itu, dengan menjadikan hafalan Al–Qur’an sebagai salah satu program rutin dilakukan oleh pihak sekolah sebagai nilai tambah .

Hal itulah yang membedakan budaya SMAN 4 Barru dengan sekolah–sekolah lainnya dengan demikian, anak didik kitapun akan mampu tumbuh menjadi pribadi unggul dan berkarakter.

Kepala sekolah SMAN 4 Barru Rosman,S.Pd,MM, ketika awak media mengunjungi di ruang kerjanya menyampaikan bahwah Pendidikan karak tersangat penting bagi peserta didik.

Disamping literasi Al- Qur’an juga dilaksanakan Jum’at seribu yang artinya setiap siswa memberikan sumbangan seribu rupiah kekotak celengan mushollah sebelum melaksakan sholat Jum’at secara berjamaah.

Hasil sumbangan itu akan di gunakan untuk pembelian fasitas Mushollah serta Habib nya dan biaya lain yang masih banyak kekurangannya.

Begitu pula guru agama yang kami gunakan selamah ini untuk membina dan membimbing siswa adalah guru agama dari pesantren mangkoso dua orang termasuk ada yang Hafids karena selama tiga tahun tidak guru agama yang kami miliki disekolah ini.

Alhamdulillah tahun ini kami sudah memiliki guru Agama yang lolos di Penerimaan CPNS yang lalu sehingga kegia tan Rutinitas dalam membimbing dan membina siswa sudah berjalan dengan baik, sesuai visi dan misi kami, yaitu pembinaan Ahlak dan moral di utamakan, baru kode etiknya,”ujar Rosman”.

Karena penumbuhan pendidikan karakter disekolah memang membutuhkan kerja sama dan pemahaman dari semua pihak yang berada dilingkungan pendidikan sehingga MPK dapat berhasil untuk menumbuhkan budi pekerti luhur peserta didik, cetus Rosman.

(GAZALI RASYID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *