Ketua PGIW Sulselra Minta Umat Nasrani Jangan Mudah Terprovokasi Dan Terus Mendoakan Bangsa dan Negara

MAKASSAR, RRN – Situasi politik nasional tengah panas akibat adanya aksi massa besar-besaran berujung kericuhan di sejumlah kota besar, Ketua Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Sulawesi Selatan dan Tenggara, Adrie Octavianus Massie, S.Th memberikan pesan khusus untuk umat Nasrani di tengah situasi saat ini.

Ditemui di kantornya di jalan Racing Centre Makassar, Senin (1/9/2025) siang, pendeta Andri mengajak umat Nasrani agar mendoakan bangsa dan Negara ini.

Bacaan Lainnya

“Mencermati kondisi bangsa yang sangat memprihatinkan beberapa hari terakhir ini, kami mengajak kepada umat Nasrani di Sulawesi Selatan dan Tenggara terkhusus yang berada di kota Makassar, mari kita terus memanjatkan doa, agar musibah ini cepat berlalu dengan pertolongan Tuhan,” kata pendeta Adrie.

Pendeta yang pernah bermukim di Jerman selama 3 tahun itu, juga berharap agar umat nasrani tidak jatuh dan terjerumus atas ulah oknum yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan berbagai provokasi pemecah bangsa dengan menyebarkan isu Hoaks.

“Saya juga meminta, agar kita jangan mudah terprovokasi, oleh berita berita yang tidak benar, dan cenderung mengadu domba antara sesama. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan NKRI , jangan terpecah belah” harap pendeta Andrie.

Selain itu Pendeta Andrie meminta agar kejadian ini dapat dijadikan pelajaran berharga bagi semua pihak.

“Semua yang terjadi saat ini, dalam kehidupan berbangsa kita, tidak lepas dari rancangan Tuhan dalam damai sejahtera seperti yang disampaikan nabi Yesaya” papar pendeta yang juga duduk sebagai Badan Kerja Sama Gereja Gereja Kota Makassar.

Pendeta Andri pun meminta agar umat Nasrani tidak mengutuk kegelapan. “Mari…bersama kita jangan Kutuk kegelapan, tapi mari kita nyalakan lilin dan terus berdoa, semoga dengan kasih Tuhan dan kemurahan-Nya semua kegelapan ini segera berakhir” tandas pendeta Andrie.

(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *