Kebakaran Besar Di Kompleks Pelabuhan Tolitoli, Satu Korban Jiwa Dan Ratusan Rumah Hangus Terbakar

oleh -179 views

TOLITOLI, RRN – Kebakaran besar terjadi di kompleks pelabuhan kontainer dan pemukiman pandat penduduk tepatnya di Jalan Bubara Kelurahan Sidoarjo Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli, Minggu (2/2/2020) malam.

Kasubbag Humas Polres Tolitoli AKP Rizal Hi Bandi mengatakan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WITA, yang menghanguskan 385 rumah yang kebanyakan terbuat dari kayu dan menelan korban jiwa sebanyak satu orang.

“Korban jiwa atas nama Saleh (50) warga di daerah tersebut yang tidak sempat menyelematkan diri saat terjadinya kebakaran” kata Kasubbag Humas Polres Tolitoli.

Lebih lanjut, Kasubbag Humas Polres Tolitoli menyebutkan butuh waktu kurang lebih tujuh jam untuk memadamkan kobaran api yang melalap rumah warga.

“Api berhasil dipadamkan dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran, mobil BPBD, AWC Polres Tolitoli, mobil tangki Lanal, mobil pemadam Bandara Sultan Bantilan, dinas PU dan satu unit mobil tangki PDAM Kabupaten Tolitoli” tambah Kasubbag Humas Polres Tolitoli.

Sementara itu, 400 KK yang terdampak saat ini berada di posko pengungsian yang sudah disediakan oleh BPBD Kabupaten Tolitoli.

Saksi yang berada di lokasi yaitu Harun Ulalata mengatakan, dirinya melihat api pertama kali di rumah Iskandar Pambi. Dirinya melihat api dilantai rumah tersebut, kemudian saksi mencoba memadamkan api secara manual dengan menggunakan ember, akan tetapi api semakin membesar sehingga saksi berteriak untuk meminta tolong kepada warga sekitar.

Iskandar Pambi salah satu warga tersebut mengaku, rumahnya yang pertama kali terlalap api.

“Saya tidak berada di lokasi, pada saat itu saya berada di rumahnya Hamsah ada ba cude cengkeh” kata Iskandar kepada Petugas.

Lebih lanjut, Kasubbag Humas Polres Tolitoli mengatakan untuk saat ini penyebab kebakaran belum dapat diketahui, tim Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Tolitoli saat ini tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilokasi kebakaran untuk mengetahui asal mula api tersebut.

(Syamsul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *