Kasus Bawang Putih, KPK Dalami Wewenang Sekjen Kemendag Terbitkan Persetujuan Impor

oleh -

JAKARTA, RRN—Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan sebagai saksi kasus dugaan suap terkait impor bawang putih, Selasa (5/11/2019) siang tadi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, pada pemeriksaan hari ini, penyidik mendalami wewenang Oke dalam menerbitkan persetujuan impor.

“Penyidik menggali informasi mengenai tugas pokok dan kewenangan saksi terkait dalam menerbitkan surat persetujuan impor (SPI),” kata Febri dalam keterangan tertulis.

Hari ini, Oke diperiksa sebagai saksi untuk tersangka I Nyoman Dhamantra yang merupakan mantan anggota DPR.

Febri menuturkan, pemeriksaan hari ini digelar untuk melengkapi berita acara pemeriksaan sebelumnya. Oke diperiksa penyidik pada Jumat (25/10/2019) lalu.

Kasus ini bermula dari serangkaian operasi tangkap tangan yang dilakukan penyidik KPK, beberapa waktu lalu.

Penyidik mendapat informasi adanya transaksi suap terkait pengurusan kuota dan izin impor bawang putih tahun 2019.

Enam orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni anggota DPR Komisi VI I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri dan Elviyanto sebagai penerima suap.

Selain itu, Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi dan Zulfikar sebagai pemberi uang suap.

I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri dan Elviyanto diduga menerima uang suap sebesar Rp 2 miliar melalui transfer untuk mengurus kuota impor bawang putih dari Chandry Suanda (CSU) alias Afung, Doddy Wahyudi dan Zulfikar.

“DDW (Doddy Wahyudi) mentransfer Rp 2 miliar ke rekening kasir money changer milik INY (Nyoman). Uang Rp 2 miliar tersebut direncanakan untuk digunakan mengurus SPI (Surat Persetujuan Impor),” kata Ketua KPK Agus Rahardjo, Kamis (8/8/2019).

(RWN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *