KOLAKA, RRN – Mekar di tangan Hiqmah, S.Pd.I., pada Tahun 2012, Desa Horongkuli, Kec. Toari, Kab. Kolaka, Prov. Sulawesi Tenggara sudah kurang lebih 11 tahun berdiri sebagai desa yang definitif dari induknya Desa Toari.
Sudah terlalu banyak perubahan (perbaikan) yang sangat signifikan sejak desa itu berada di bawah kepemimpinan Hiqmah.
Di bawah kepemimpinan beliau Desa Horongkuli kini sudah memiliki Lapangan Sepak Bola, Lahan Pekuburan dan lahan untuk fasilitas perkantoran yang diperoleh dari hibah masyarakat yang di atasnya telah berdiri Balai Desa, Gedung PAUD dan Gedung Posyandu.
Semua ini diperoleh tentu saja tidak terlepas dari kharisma yang dimilikinya sehingga mampu menggugah keperdulian warganya dalam memberikan hibah untuk fasilitas umum.
Satu hal yang membanggakan dari seorang Hiqmah sebagai Kades Horongkuli yaitu beliau begitu fokus memperhatikan kesehatan warganya.
Melalui Penanganan Locus Stunting (pecegahan kekurangan gizi anak) yang sudah dianggarkan oleh pemerintah pusat melalui Dana Desa Tahun 2020, 2021, 2022, program ini masih menjadi perhatian penting dan menjadi skala prioritas bagi Pemerintah Desa Horongkuli di Tahun 2023 ini.
Pencegahan Stunting itu sendiri sudah mereka lakukan sejak dini yaitu bermula dari ibu hamil, kemudian memberikan perhatian kepada bayi yang masih menyusui sampai bayi itu mencapai usia balita (bawah lima tahun).
Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Posyandu secara berkala dalam bentuk pemeriksaan kesehatan, menimbang berat badan bayi dan memberikan makanan tambahan berupa bubur kacang hijau, susu, dan makanan bergizi tinggi lainnya.
Lebih hebatnya lagi Hiqmah memfokuskan penanaman sayur-sayuran sehat di atas lahan pekarangan masyarakatnya sendiri dengan pengawasan yang super ketat agar terhindar dari pupuk kimia maupun racun hama berupa Pestisida dan Insektisida.
“Pemerintah Desa menyediakan Rumah Pembibitan Sayur bagi warga agar sayur yang dikonsumsinya nanti tetap steril dan terjaga dari bahan-bahan kimia sehingga diharapkan kami dapat mencegah stunting sejak dini”, ujar Hiqmah.
Hiqmah juga tidak ketinggalan memikirkan perekonomian warganya.
“Kami juga berusaha menumbuhkan perekonomian masyarakat dengan mendirikan BUMDESMART”, papar Hiqmah, seorang kepala desa dengan segudang ide di kepalanya.
“Kami pun memberikan batuan stimulan kepada pelaku UMKM berupa peralatan kepada para pedagang online, termasuk juga kepada pedagang kue dan makanan seperti bantuan kompor gas, mixer dan oven kue. Adapun bagi tukang kayu dan batu, kami juga tidak luput memberikan bantuan peralatannya secara gratis”, pungkas Hiqmah.

(Arifin Setiawan, SE)





