DPD Wahdah Islamiyah Tolitoli Siap Gelar Musda VI Usung Tema Wujudkan Masyarakat Tolitoli Sejahtera Dan Mandiri

oleh -79 views

TOLITOLI, RRN – Jika tidak ada aral, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Tolitoli akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI, di Aula Hotel Mitra Utama, Jumat (27/1/2023) hingga Ahad (29/1/2023) mendatang.

Musda dengan tema “Dengan Islam Wasathiyah dan Semangat Gotong Royong kita Wujudkan Umat Yang Bertakwa, Sejahtera dan Mandiri”, rencananya akan dibuka oleh Bupati Tolitoli Amran H. Yahya, dan dihadiri Forkopimda, serta pejabat di lingkungan Pemkab Tolitoli.

Ketua DPD Wahdah Islamiyah Tolitoli Andi Muhammad Abrar S.Pdi M.Pdi menjelaskan, tema yang diusung dalam Musda VI nanti mengandung makna, DPD Wahdah Islamiyah diharapkan terus istiqomah dalam mendukung dan membantu setiap program pemerintah daerah yang muaranya pada terwujudnya masyarakat Kabupaten Tolitoli yang sehat, sejahtera dan mandiri. Penjabarannya adalah, menciptakan masyarakat Tolitoli yang sejahtera, hidup harmoni dan berkecukupan, mandiri, kreatif, inovatif dan berdayaguna.

Selain itu juga diharapkan dapat meraih kebahagiaan dan kesejahteraan di kehidupan akhirat dengan implementasi senantiasa istiqomah dalam ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wataala, mengikuti dan meneladani Sunnah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini yang kita harapkan, masyarakat Tolitoli bisa lebih sejahtera, mandiri dan memiliki semangat gotong royong yang tinggi, artinya mendapatkan kebahagiaan di kehidupan dunia, demikian pula mendapatkan kesejahteraan dan kebahagiaan di kehidupan akherat kelak, tentunya diwujudkan dengan mengerjakan amal-amal sholeh sesuai perintah Allah dan Rasulullah,” urainya.

Andi menambahkan, Musda VI nantinya juga akan membahas dan menyusun periode pengurus DPD periode selanjutnya, program kerja, AD/ART pengurus, serta program umat di Kabupaten Tolitoli.

“Dan yang terpenting dalam kegiatan ini adalah sebagai ajang silaturahmi, mempererat ukuwah Islamiyah antara DPD Wahdah Islamiyah, masyarakat umumnya dan Pemerintah Kabupaten Tolitoli,” pungkasnya.

(ASR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *