Dosen Kimia Melakukan Pelatihan Dan Pembuatan Disinfektan Alami

oleh -40 views

BONE, RRN – – Progam Kegiatan Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Makassar yang diketuai Dr. Mohammad Wijaya, S. Si., M. Si., dan Dr. Muhammad Wiharto, telah melaksanakan kegiatan tahap 5 berupa pelatihan dan pembayaran Disinfektan alami.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan di Kelurahan Malewang Kecamatan Palangbangkeng Utara Kabupaten Takalar Propinsi Sulawesi Selatan 24 Agustus 2020(Lalu).

Pelaksanaan PKM ini dihadiri oleh Lurah Malewang Muhammad Nurfahmi Dahlan, ST., bersama Ketua RT/RW, Ketua Pembangunan Masjid Nurul Imanuddin (Lingkungan Boddo), Ketua Kelompok Tani, Kabid Humas, serta Ibu Rumah Tangga (IRT).

Pada saat masih berada di tengah Pandemi Covid-19, tim pengabdi harus berkewajiban tentang melaksanakan kegiatan pengabdian PKM dengan syarat  protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan dengan sabun.

Saat saat awal memulai pelatihan, tim pengabdi melakukan pembagian masker kepada masyarakat, mencuci tangan dan jaga jarak.

Tim pengabdi melakukan pelatihan dan pembuatan Disinfektan alami, dengan mempraktekan cara memperoleh Desinfektan, bisa dengan cara memasak daun sirsak, lengkuas, daun jeruk. Bisa juga dilakukan dengan cara proses pembakaran tempurung kemiri, sehingga menghasilkan asap cair tempurung kemiri. Kemudian produk tersebut, dapat dijadikan Desinfektan alami.

Menurut Wijaya, bahwa Disinfektan alami bisa dimanfaatkan untuk membasmi kuman atau virus, dan dapat juga dijadikan bahan penyemprotan pada ruang dan kantor. ” Tuturnya

Pada akhir pelatihan, Tim pengabdi memberikan bahan Disinfektan untuk dipergunakan di lingkungan Malewang. Untuk dipakai saat mencegah dan membasmi kuman.

Dari hasil pelatihan dan pembuatan Desinfektan alami, banyak warga yang bertanya.? Apakah daun sirsak, dan daun jeruk dicampur ada takaran, begitu juga cara pembuatan Desinfektan alami dari asap cair.

Sedangkan menurut Wijaya, bahkan produk Disinfektan alami yang dibuatkan telah melalui pengujian di lab, dan sangat cocok diterapkan untuk membersihkan kuman yang terbuat dari asap cair tempurung kemiri. ” Ungkapnya

Bentuk pelatihan dan diskusi ini, sangat membantu masyarakat saat berkunjung ke kantor kelurahan untuk mengurus KTP,  surat keterangan dan lain lain. Maka terlebih dahulu mencuci tangan dengan alat cuci tangan portabel dan disemprotkan Disinfektan yang disediakan.

Pelaksanaan kegiatan Desa mitra mendapat suport dari Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat UNM Makassar Prof. Dr. H. Bakhrani A. Rauf, M. T., pada kesempatan ini. Ketua LP2M menyampaikan amanah dan pesan Rektor UNM Prof. Dr. H. Husain Syam, M. TP.

Yang menekankan bahwa setiap Dosen pengabdi, wajib melakukan kegiatan pengabdian dengan mengedepankan sisi kreatif dan inovasi untuk menciptakan terobosan baru, dalam setiap pengabdian ini. ” Jelas amanah dan pesan Rektor UNM yang disampaikan oleh Ketua LP2M ini.

Dan pelaksanaan kegiatan PPDM ini berkat kerjasama DPRM Kemristek/BRIN dengan Pemerintah Desa selaku Lurah Malewang Kec. Polut Takalar Bapak Muhammad Nuefahmi Dalan, ST., berharap dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam lingkungan Malewang serta menjaga keberlangsungan.

(Hardin/By)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *