Dinas PMD Kab.Konawe Diduga Lakukan Pungli Pada Sejumlah Desa

oleh -204 views

KONAWE, RRN—Di tengah merebaknya pandemi Covid-19, masih saja terjadi pungutan liar di sejumlah desa di Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara. Hal ini diduga dilakukan oleh oknum pegawai salah satu instansi yang justru seharusnya memberikan contoh kepedulian pemerintah atas warganya saat menghadapi wabah ini, yaitu Dinas PMD Kab. Konawe, Prov. Sulawesi Tenggara.

Menurut pengakuan salah satu Kepala Desa yang ditemui awak media ini, mengatakan bahwa pungli terserbut diserahkan kepada Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (APDESI) di masing-masing kecamatan. Adapun besarannya bervariasi antara Rp 500.000,- sampai Rp 1.000.000,- perdesa.

Saat ditemui di kediamannya, 16/06/2020, salah satu kepala desa di wilayah Kab. Konawe yang enggan disebutkan namanya dan wilayah desanya mengatakan “Kami disampaikan oleh Ketua Apdesi Kecamatan untuk menyerahkan semacam tanda terima kasih kepada DPMD Kab. Konawe lewat dia sebesar antara Rp 500.000,- sampai Rp 1.000.000,-.

“. Saat wartawan media ini mengejar dengan sejumlah pertanyaan tentang siapa saja yang menerima dana tersebut di Dinas PMD, sumber tersebut tidak mengetahui persis siapa oknum penerimanya.

Dalam penelusuran media ini, di desa yang lain ada juga pengakuan yang sama, meskipun secara samar. Kepala desa tersebut mengatakan kalau setoran itu hanyalah sebagai bentuk rasa terima kasih para kades yang sudah menggunakan fasilitas kantor DPMD, seperti laptop, printer dan kertas untuk merampungkan kelengkapan administrasi pelaporan mereka.

“Dari pada kami pulang lagi ke kampung (desa) pak, mana waktu sudah mepet, mana biaya transport lagi pasti keluar. Jadi lebih baik kami kerjakan di sana (Kantor DPMD Konawe). Jadi kami memberi itu hanya sebagai tanda terima kasih bahwa kami merasa terbantu”, ujar sumber.

Di tempat terpisah saat di konfirmasi lewat telepon selulernya, Kepala Dinas PMD Kab. Konawe, Keni Yuga Permana, S.STP, M.Si, membantah tudingan tersebut. “Itu (pungli) tidak benar. Mana ada kepala desa yang kasih uang sama kami? Kalau hanya pengakuan, semua juga bisa mengaku. Muat saja beritanya kalau memang ada” ujar mantan Camat Wonggeduku, Kab. Konawe tersebut.

(Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *