LUTIM, RRN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur menggelar Wordshop Implementasi Kurikulum Merdeka dan Pemanfaatan Akun belajar id tingkat PAUD berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Mangkutana, Kamis (19/10/2023).
Lanjut, Hadir dalam kegiatan tersebut, mewakili Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Camat Mangkutana, Sulkifli Adi Saputra, Bunda PAUD Kacamatan Mangkutana, Musdalifah, Pengawas TK Kecamatan Mangkutana, Meriatai, S.Pd, dan para guru dan tenaga pengajar tingkat TK dari empat kecamatan yakni; Kecamatan Mangkutana, Malili, Tomoni dan Kalaena, serta Narasumber.
Dan Camat Mangkutana, Sulkifli Adi Saputra usai membuka acara kegiatan tersebut, menyampaikan ucapan terima kasih dengan adanya kegiatan wordshop yang dilaksanakan di kecamatan Mangkutana.
“Saya berharap dengan adanya kegiatan wordshop ini para peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, dapat mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin hingga selesai, ucapnya.
Sementara Ceo Kapten Belajar id Kabupaten Luwu Timur, Junty Batoran, S.Pd, M.Pd mengatakan, bahwa Kabupaten Luwu Timur dalam implementasi kurikulum merdeka sebelum memiliki presentase capaian adoption rate dan jumlah pengguna fitur belajar mandiri pada plaform Merdeka Mengajar jauh dari kata menggembirakan. Kondisi ini membuat posisi Kabupaten Luwu Timur berada di rangking 22 tingkap Provinsi Sulawesi Selatan.
“Namun dengan usaha yang sungguh-sungguh dari seluruh jajaran Dinas Pendidikan Luwu Timur bersama berbagai pihak terkait Alhamdulillah posisi tersebut meningkat pesat sehingga menduduki peringkat kedelapan (8) dari atas tingkat Sulawesi Selatan,” ujar Junty Batoran.
Dikatakan pula, bahwa rendahnya angka adoption rate di kalangan guru PAUD disebabkan oleh banyaknya jumlah guru yang belum login atau yang sudah atau yang sudah login tetapi belum memanfaatkan fitur belajar mandiri pada platform Merdeka mengajar, tutupnya.
(*****).






