Diduga Terima Suap sekitar Rp 4,8 M Terkait Penetapan Eksportir Benih Lobster, Menteri Kelautan Dan Perikanan Ditahan KPK

oleh -156 views

JAKARTA, RRN—Usai ditetapkan sebagai tersangka suap penetapan eksportir benih lobster, Menteri Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Edhy Prabowo, langsung ditahan.

Politikus Gerindra itu akan ditahan di Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih terhitung sejak tanggal 25 November.
“Selama 20 hari,” kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (25/11) malam.

Menteri Edhy Prabowo Ditahan di Rutan KPK (1) Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) mengenakan rompi tahanan ditampilkan dalam konfensi pers di kantor KPK, Jakarta, Rabu (25/11).

Adapun dalam perkaranya, Edhy diduga menerima suap sekitar Rp 4,8 miliar terkait penetapan eksportir benih lobster. Ia diduga menerima suap dari Direktur PT Dua Putra Perkasa, Suharjito.

Edhy Prabowo tak sendirian dijerat sebagai tersangka penerima suap. Ada lima orang lain yang dijerat, yakni:
Staf Khusus Menteri KP, Safri.
Staf Khusus Menteri KP, Andreau Pribadi Misanta.
Pengurus PT Aero Citra Kargo, Siswadi.
Staf istri Menteri KP, Ainul Faqih.

Amiril Mukminin.
Semua tersangka akan ditahan di Rutan KPK. Sementara untuk Andreu dan Amiril, KPK mengimbau keduanya segera menyerahkan diri. Sebab, mereka tidak ikut diamankan dalam OTT KPK.

(RWN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *