Arawiah, Warga Pare Pare Surati Dinas Tata Ruang dan Pengawasan Bangunan

oleh -249 views

PARE- PARE,  RRN – – Wanita paruh baya yang bermur 77 tahun menyurati Dinas Tata Ruang dan Pengawasan Bangunan Kota Pare Pare pasalnya, di tanah nya yang terletak di Jalan Sawit Kelurahan Ujung Lare, Kec Soreang Kota Pare Pare, berdiri bangunan permanen yang diduga tidak memiliki izin mendirikan Bangunan (IMB).

Hal itu dapat dipastikan karena, menurut Arawiah, ke media ini, minggu 14/09/2020, bahwa meyakini bahwa bangunan tersebut tidak berizin sebab, pemerintah tidak akan memberikan pelayanan kepada si pemilik bangunan.

Karena, syarat yang dibutuhkan tidak mampu dia lengkapi. Karena, tanah tersebut, adalah hak milik saya dan tidak pernah menjualnya kepada yang bersangkutan. ” Kata Arawiah

Lebih jauh Arawiah menuturkan bahwa, asal mula kejadian itu ketika salah satu anak kandungnya, mendatanginya dan meminta sertifikat tanah tersebut dengan alasan, ingin mengurus Pajak Bumi Bangunan (PBB) di Kantor Kelurahan.

Namun, kenyataan justru menjualnya ke Perempuan Wenti Anggraini yang tak lain dari pemilik bangunan tersebut. ” Tuturnya

Atas kejadian tersebut, tentu sebagai pemilik saya keberatan dan mengadukan ke pihak yang berwajib.

Dalam hal ini Polresta Pare Pare, untuk diproses lebih lanjut, hingga kini masih bergulir di Polres Pare-Pare. ” Ungkapnya

Sementara itu Pihak Kelurahan Ujung Lare, ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan lebih detail. Namun sebelumnya, sudah pernah menyampaikan ke pihak pembeli agar tidak melanjutkan bangunannya.

Namun yang bersangkutan, tetap bersikukuh untuk tetap melanjutkan kegiatan tersebut. Hal itu dibenarkan Muharram, salah satu anak Kandung Arawiah kepada Crew media ini. ”  Jelasnya

Menurutnya, benar pihak Kelurahan sudah mendatangi dan menyampaikan, kepada Wenti Anggraini, untuk tidak melakukan aktivitas di lokasi tersebut,

Sebab Lokasi yang dimaksud transaksi penjualanya bukan atas dasar kemauan orang tua dan tidak pernah mendapat restu sama sekali, tapi dilakukanya dengan cara tipu muslihat hingga sertifikat hak milik ada ditangan Wenti Angraini. ” Cetus Muharram

Sementara itu pihak Arawiah berharap kepada Dinas Tata Ruang dan Pengawasan Bangunan Kota Pare-Pare agar segera turun ke Lokasi dan  menyikapinya dengan jalan pemberian sangsi keras, kepada pemilik bangunan tersebut.

Karena, diduga telah melakukan pelanggaran Peraturan Daerah (PERDA),dan kiranya dapat diproses sesuai aturan yang berlaku. ” Tutup pihak Arawiah

(Hrm/By)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *