Abaikan Saluran Drainase Bertahun Tahun, Jalan Raya Pondok Ranggon Digenangi Banjir

JAKARTA, RRN—Diguyur hujan lebat selama empat jam, membuat sejumlah wilayah di jalan raya pondok ranggon terendam banjir, selasa (27/10/2020).

Banjir akibat tersumbat sejumlah saluran hingga tak mampu menampung air hujan.

Salah satu Petugas SDA Kelurahan Pondok Ranggon yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan, genangan air mencapai 50 cm.

“Curah hujan memang hari ini cukup deras,katanya.

Ia menambahkan, banjir tidak berlangsung lama karena beberapa saat setelah hujan reda, genangan air surut kembali.

Beberapa petugas gabungan dari tingkat kelurahan dikerahkan mengatur Kendaraan roda empat dan roda dua yang melewati jalan raya pondok ranggon agar tidak terjadinya macet.

Ia menjelaskan, selain karena hujan deras, banjir di Jalan raya pondok ranggon terjadi karena timbunan sampah di sepanjang area banjir Sementara itu petugas diturunkan membersihkan sampah yang menyumbat aliran air.

“Sampahnya banyak sekali. Ada kayu, botol dan plastik. Sampah-sampah itu masuk ke saluran. Saya lihat elevasi salurannya itu kosong. Kemungkinan besar air tidak mengalir karena terhambat sampah-sampah itu,” kata dia.

Menurutnya penyebab kedua yaitu disinyalir drainase terlihat terlalu kecil sehingga volume air yang tinggi di sepanjang saluran tidak memadai.
“Ini sudah kita buka, sampahnya kita bersihkan, sehingga genangan dengan cepat surut,” ujarnya.

Dihari yang sama Ketua Rw 03,Asim saat di mintai keterangan menjelaskan lokasi itu selalu menjadi langganan banjir sebab dari tahun ke tahun setiap musim hujan pasti saja banjir sebab pada bagian saluran drainase yang ada di selokan terlalu kecil sehingga tidak dapat menampung volume air,
Selain itu di wilayah rw 03 saja di mulai dari jalan salamun, Jalan mesjid nurul falah dan sekitarnya panjangnya hingga mencapai 600 meter, sumbernya ada pada drainase itu.

Seperti di pintu masuk jalan mesjid Nurul falah misalnya, air menggenang hingga setinggi 50 cm. Akibatnya, banyak mobil dan motor melewati area jalan itu terendam oleh genangan banjir.

Asim, menambahkan Drainase kecil di sepanjang 600 meter mengakibatkan meningkatnya volume air saluran air menjadi buntu, lanjut dia, juga banyak saluran air utama di jalan raya tidak terkoneksi dengan saluran air di area itu.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta Pemkot DKI Jakarta segera mengganti saluran drainase yang lebih besar dengan yang baru, meninggikan jalan, serta melakukan pengerukan saluran air di beberapa titik kawasan rawan banjir,tegasnya.

Hal sama juga dikatakan
Jailani, salah seorang warga Rt. 002/06, mengaku setiap hujan deras, rumahnya selalu kebanjiran akibat hujan deras. Untuk itu, dia berharap Pemkot DKI jakarta segera memperbaiki saluran air yang mengakibatkan banjir.

Saluran drainase di sepanjang jalan Pondok ranggon Rt. 002/06, jalan salamun Rw 03, jalan mesjid Nurul Falah Rw 03, sejak lama diabaikan. Hal itu dinilai menjadi penyebab banjir saat hujan deras hari ini.

”Kondisinya memprihatinkan. Akibat drainase yang tanpak kecil sehingga kawasan ini rawan banjir saat hujan deras,” kata warga setempat.

Saluran drainase sudah cukup lama diusulkan tuk diperbaiki. Namun, bertahun-tahun belum kunjung diperbaiki atau diganti dengan yang lebih besar.

Setiap hujan deras dengan durasi waktu yang lama di kawasan tersebut selalu banjir. ”Makanya saya sebagai dari korban genangan banjir meminta agar pihak pemkot segera memperbaiki saluran airnya. Tegasnya.

Sementara itu, pihak Dinas SDA belum bisa dikonfirmasi terkait saluran air. Saat dihubungi melalui ponselnya tidak ada respons.

(RWN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *