Ketua MPC Pemuda Pancasila Lutim Sorot Pemecatan Karyawan Dapur MBG Malili

LUTIM, RRN – Ketua MPC Pemuda Pancasila Luwu Timur yang juga anggota DPRD Luwu Timur, Rusdi Layong, menyayangkan adanya dugaan pemutusan hubungan kerja secara sepihak terhadap salah satu karyawan dapur MBG di wilayah Malili.

Karyawan tersebut, RML, yang juga merupakan kader KOTI Pemuda Pancasila, disebut sebelumnya telah meminta izin untuk mengikuti kegiatan pelatihan dan pelantikan KOTI di Makassar. Menurut keterangan yang disampaikan, selama dirinya menjalankan izin tersebut juga telah disiapkan pengganti untuk melaksanakan pekerjaannya.

Bacaan Lainnya

Yang menjadi sorotan adalah dugaan pemberhentian tersebut dilakukan tanpa adanya SP 1 dan tahapan pembinaan sebelumnya.

Rusdi Layong menyampaikan bahwa pada prinsipnya tidak seharusnya ada pemecatan secara sepihak di dapur MBG, kecuali karyawan tersebut mengundurkan diri atau terdapat pelanggaran serius yang memang tidak dapat ditoleransi dan dapat menjadi dasar untuk pemberhentian sesuai aturan yang berlaku.

“Kami menyayangkan jika ada keputusan sepihak tanpa proses yang jelas. Kalau memang ada kesalahan, tentu harus ada klarifikasi, evaluasi dan mekanisme yang sesuai,” ujar Rusdi Layong.

Ia meminta pihak pengelola MBG Puncak Indah Malili memberikan klarifikasi dan melakukan evaluasi terhadap manajemen atas persoalan tersebut.

Rusdi juga menyampaikan, apabila dalam waktu 3 × 24 jam tidak ada klarifikasi dan evaluasi dari pihak pengelola, kader Pemuda Pancasila akan mengambil langkah lanjutan dengan mendatangi dapur MBG Puncak Indah Malili untuk meminta penjelasan secara langsung.

Pemuda Pancasila meminta persoalan ini diselesaikan secara terbuka, profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai persoalan internal manajemen justru merugikan pekerja yang merasa haknya belum mendapatkan kejelasan.

(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *