SILATURAHIM BNM SULSEL KE KANTOR YBH2I, USULKAN DEWAN KEHORMATAN SEBAGAI WUJUD KOMITMEN BERANTAS NARKOTIKA DAN MAKSIAT

MAKASSAR, RRN (13 Juni 2026) – Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya pemberantasan narkotika, penyalahgunaan obat terlarang, serta berbagai bentuk penyakit masyarakat, jajaran pengurus Berantas Narkotika dan Maksiat (BNM) Sulawesi Selatan melaksanakan kunjungan silaturahim ke Kantor Yayasan Bantuan Hukum Hasanuddin Indonesia (YBH2I) yang berlokasi di BTN Antara, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pada Sabtu sore (13/06/2026).

Rombongan BNM Sulsel dipimpin langsung oleh Ketua BNM Sulsel, Hamka Hamid, bersama sejumlah pengurus dan anggota. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas berbagai program strategis yang berkaitan dengan upaya penyelamatan generasi muda dari ancaman narkotika dan perilaku menyimpang yang dapat merusak moral bangsa.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, BNM Sulsel menyampaikan rencana pembentukan Dewan Kehormatan BNM Sulawesi Selatan yang diharapkan dapat menjadi wadah penguatan moral, pengawasan, serta pemberian arahan strategis bagi organisasi dalam menjalankan visi dan misinya. Untuk itu, BNM Sulsel meminta masukan dan pertimbangan dari YBH2I terkait tokoh-tokoh Sulawesi Selatan yang dinilai memiliki integritas, kapasitas, serta rekam jejak pengabdian yang baik kepada masyarakat.

Selain membahas pembentukan Dewan Kehormatan, kedua lembaga juga mendiskusikan berbagai program kerja yang berkaitan dengan bidang hukum, advokasi, penyuluhan hukum masyarakat, serta langkah-langkah preventif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika dan perbuatan maksiat di tengah masyarakat.

Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh Multazan Haseng, S.H., C.Med, selaku Ketua Tim Hukum YBH2I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas langkah BNM Sulsel yang terus berkomitmen membangun gerakan sosial kemasyarakatan yang berorientasi pada penyelamatan generasi muda dan umat dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan bangsa.

Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan lembaga bantuan hukum merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran hukum masyarakat serta memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum yang merugikan masyarakat luas.

Pada kesempatan tersebut, YBH2I mengusulkan beberapa tokoh Sulawesi Selatan yang dinilai layak untuk dipertimbangkan menjadi Dewan Kehormatan BNM Sulsel, antara lain:

1. Mayor Jenderal TNI (Purn.) H. Andi Muhammad Bau Sawa, S.H., M.H.Mantan Pangdam XIV/Hasanuddin yang saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Sulawesi Selatan. Beliau dikenal sebagai tokoh yang memiliki dedikasi tinggi dalam pembinaan umat, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta pembangunan karakter masyarakat.
2. Brigadir Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Indris Kadir, S.H., M.Hum.Mantan Kepala Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sulawesi Selatan yang memiliki pengalaman panjang dalam penanganan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Saat ini beliau aktif memberikan pendampingan dan konsultasi di bidang hukum serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kedua belah pihak berharap silaturahim tersebut menjadi langkah awal yang baik untuk membangun kerja sama yang lebih luas dalam bidang hukum, edukasi masyarakat, serta gerakan bersama dalam mewujudkan Sulawesi Selatan yang bersih dari narkotika, maksiat, dan berbagai bentuk kejahatan sosial lainnya.

Melalui sinergi antara BNM Sulsel dan YBH2I, diharapkan lahir berbagai program nyata yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat kesadaran hukum, serta menjaga generasi muda sebagai aset bangsa menuju Indonesia yang lebih maju, bermartabat, dan berkeadilan.

(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *