AMJI-RI Wajo Gelar Pelatihan Jurnalistik Berbasis AI, Jawab Tantangan Pedoman Dewan Pers 2025

WAJO, RRN (3 Desember 2025) — Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indonesia (AMJI-RI) DPD Wajo mengumumkan pelaksanaan Pelatihan Jurnalistik Berbasis AI yang akan digelar pada 14 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis menjawab tantangan perubahan industri media sekaligus imbauan Dewan Pers terkait penggunaan kecerdasan buatan.

Dewan Pers dalam berbagai pernyataannya menegaskan bahwa penggunaan AI dalam proses jurnalistik harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, tidak menggantikan proses verifikasi manusia, serta tetap mengacu pada Kode Etik Jurnalistik. Adaptasi terhadap teknologi baru ini menjadi bagian penting dari Pedoman Dewan Pers 2025, yang menuntut wartawan memahami batasan, risiko, dan etika penggunaan AI dalam produksi berita.

Bacaan Lainnya

Sebagai respon atas kebutuhan tersebut, AMJI-RI menghadirkan beberapa narasumber kompeten, salah satunya Hamka Hamid, Ketua DPW AMJI Sulawesi Selatan. Hamka akan membawakan materi mengenai teknik jurnalistik berbasis AI, pemanfaatan teknologi untuk riset berita secara cepat dan terukur, serta cara menjaga akurasi dan orisinalitas di tengah pemanfaatan algoritma otomatis.

Kegiatan ini menghadirkan tiga manfaat utama bagi peserta:

1. Pemahaman Pedoman Dewan Pers 2025 – mencakup batasan, etika, dan potensi pelanggaran yang dapat muncul dari penggunaan AI.

2. Penguasaan teknik jurnalistik berbasis AI – mulai dari riset data, analisis, hingga struktur penulisan yang tepat.

3. Praktik membuat berita berbasis AI – yang akurat, berimbang, dan layak tayang, tetap sesuai prinsip verifikasi manusia.

AMJI-RI DPD Wajo menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan biasa, tetapi keharusan bagi setiap wartawan yang ingin tetap relevan, profesional, dan mampu bersaing di era digital. Tanpa pemahaman yang benar tentang AI, wartawan berisiko terjebak pada informasi tidak terverifikasi, ketergantungan pada konten otomatis, bahkan potensi pelanggaran etika.

Pelatihan akan digelar di Cafe Rumah Tua, Jl. Andi Pettarani, Maduukkelleng, Sengkang, dengan biaya investasi sebesar 100 ribu rupiah. Kegiatan ini terbuka untuk wartawan, jurnalis pemula, pengelola media, serta masyarakat yang ingin memahami bagaimana AI mengubah dunia pemberitaan.

Dengan pelatihan ini, AMJI-RI DPD Wajo berharap lahir generasi wartawan yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga tetap menjunjung tinggi integritas, akurasi, dan tanggung jawab moral dalam setiap karya jurnalistik.

(Sofyan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *