PAMEKASAN, RRN – Di samping pembangunan fisik, aspek pembangunan nonfisik juga menjadi sasaran penting dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Rangperang Dejeh Kec. Proppo Kab. Pamekasan. Pembangunan nonfisik sangat dibutuhkan untuk membangun dan memperkokoh jiwa nasionalisme masyarakat dari berbagai ancaman bangsa.
“Maraknya peredaran dan bangkitan, eksisnya bahaya, masih eksisnya bahaya, masih aksi kriminalitas baik kualitas maupun kuantitas, masalah-masalah itu kembali komunisme baru, paham radikalisme, kelompok anti Pancasila itu semua mengancam pertahanan nasional,” urai Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Tejo Baskoro saat ditemui di Kantor Makodim 0826/Pamekasan,Jumat (01/09/2021).
Pembangunan fisik yang dilakukan, sambungnya, antara lain berupa pembuatan jalan Baru, pemasangan Paving, pengeboran, Pembuatan Tandon dan Rutilahu namun untuk kegiatan Non Fisik yaitu penyuluhan bela negara dan pertahanan nasional, kamtibmas dan narkoba, serta pembinaan pemuda. Pembangunan nonfisik menjadi upaya TNI AD dalam memperkuat pertahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah. Terutama, dalam upaya mencegah sekaligus melakukan deteksi dini terhadap berbagai masalah yang menyatukan dan menyatukan bangsa.
Hal senada disampaikan Bupati Pamekasan Badrut Tamam yang mengingatkan masyarakat, khususnya pelajar untuk berhati-hati dengan ancaman narkoba, paham radikalisme, pornografi dan hal-hal negatif lain yang mengancam keutuhan bangsa. Pengaruh-pengaruh negatif itu rentan didapat dari smartphone . Sehingga pesannya agar para pelajar menggunakan smartphone -nya hanya untuk kepentingan belajar dan hal-hal positif lain.
(Salimin)






