Sulfiadi; Hindari Penumpukan Bantuan di Pengungsian, Relawan BLUE HELMET Hadirkan MARKET PANGAN

LUWU UTARA, RRN – – Kehadiran Market Pangan BLUE HELMET di lokasi pengungsian korban dampak banjir bandang Luwu Utara, sejak beberapa hari yang lalu sudah mulai dirasakan manfaatnya para pengungsi.

Pasalnya, distribusi bantuan yang bersumber dari para Donasi, pendistribusiannya sudah sebahagian besar dikelola Market Pangan.

Menurut keterangan yang diperoleh dari Sulfiadi, selaku penanggung jawab Relawan BLUE HELMET. Sabtu, 15 Agustus 2020, bahwa keberadaan Market Pangan di Desa Meli, tentunya, akan membantu para korban yang berdampak banjir bandang,

Untuk menghindari penumpukan bantuan yang ada di tenda. Sebab bisa menyebabkan bantuan tersebut menjadi rusak karena faktor alam. ” Ujar Sulfiadi

Karena hasil pantauan kami kebanyakan bantuan di tenda pengungsian rusak dan tidak dimanfaatkan karena lembab, dan terkontaminasi air hujan secara langsung. ” Ungkapnya.

Lebih jauh Sulfiadi, menambahkan bahwa dengan kehadiran Market Pangan tentunya distribusinya terukur dan tepat sasaran, dan yang terpokok adalah kualitas bantuan itu tetap terjamin.

Karena relawan di Market Pangan menjaganya dan melakukan perawatan terhadap bantuan yang masuk, dan untuk keluarga kita yang ada di pengungsian. ” Imbuhnya

Kami dari Market pangan tidak memberi batasan terkait kebutuhanya, yang jelas intinya kami hanya ingin bantuan ini tepat sasaran dan kualitasnya terjamin. ” Pungkas Sulfiadi di lokasi pengungsi

Dari data yang dihimpun, memberikan gambaran bahwa bantuan yang di salurkan Relawan Blue Helmet melalui Market pangan masih sebahagian besar bersumber dari para Donasi, baik itu perseorangan, maupun kelompok dan hingga sekarang Market Pangan, masih terus menerima. Jika, ada Donasi yang ingin membantu para masyarakat yang terdampak banjir di pengungsian.

(Hrm/By)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *