KOTA PALOPO, RRN – – Pembukaan Ujian Negara Amatir Radio (Unar) Berbasis Cat Non Reguler tahun 2020, dilaksanakan di Aula SMP Negeri 4 Kota Palopo. Sabtu, 31 Oktober 2020
Peserta Ujian Negara Amatir Radio (Unar) sebanyak 235 orang peserta yang terverifikasi, dengan tingkat siaga 217 orang peserta, tingkat terlarang 17 orang peserta dan tingkat penegak 1 orang peserta adapun pelaksanaan ujian dilaksanakan di Ruang Lab. Komputer SMP 1, SMP 2, SMP 3, dan Ruang Lab. Komputer SMP 4 Kota Palopo.
Direktur operasi sumber daya SDPPI Dr. Dwi Handoko, M. Eng, mengatakan pelaksanaan ujian kali ini mengikuti anjuran pemerintah memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Selain itu juga, dalam melaksanakan ujian amatir nantinya memperoleh ijin Amatir Radio agar dapat dapat menggunakan frekuensi-frekuensi tertentu yang memang dialokasikan untuk penggunaan Pil.
” Frekuensi ini adalah suatu benda yang tidak terlihat tetapi, banyak sekali penggunaanya, frekuensi ini tidak mengenal batas-batas wilayah, untuk itu dalam menggunakan frekuensi ini sesuai dengan yang diizinkan.” Ujar Dwi
Dwi Handako, mengungkapkan untuk kita ketahui bahwa Indonesia masih menjadi sorotan dunia, khususnya penerbangan, bahwa banyak pesawat yang melintas di atas Indonesia itu terganggu radio komunikasinya baik antara pesawat, maupun antara pesawat dengan raid controller dan ini sangat berbahaya bagi penerbangan itu sendiri.
” Kami harap kerjasamanya agar menggunakan frekuensi yang sesuai memang diperuntukan bagi penggunaan Amatir, dan ini perlu kesadaran kita semua karena terkait jumlahnya sangat banyak walaupun Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio mempunyai peralatan yang memenuhi akan tetapi mencegah adalah lebih baik dari menangani. ” Ungkap Handoko
Dia menambahkan, bahwa Amatir mempunyai peran yang besar dalam berkontribusi bagi pembangunan khususnya, dalam komplikasi kebencanaan.
” Beberapa kali Amatir membantu pemerintah dalam mendukung berkomunikasi terutama pada saat bencana di mana perangkat komunikasi yang lain tidak dapat digunakan. ” Imbuhnya
Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Palopo Drs. Firmanza DP, menuturkan bahwa Pemkot mengapresiasi kegiatan Unar ini.
” Karena ini sebagai langkah melegalkan aktifitas para penggiat orari, demi memaksimalkan fungsi orari lokal kota Palopo. ” Ujar Firmanza, saat menyampaikan sambutannya yang mewakili Walikota
Sebagaimana kita ketahui Peran ORARI
dapat lebih dioptimalkan di dalam membantu komunikasi secara nasional, juga di daerah khususnya, di Kota Palopo.
” Jadi, peran dan fungsi orari ini masih sangat penting dan sangat di butuhkan bagi pemerintah dan masyarakat, karena kemarin kami merasakan bagaimana fungsi dan peran orari ini ketika longsor di battang, maupun ketika kita menggunakan pos dalam penanganan Covid-19 sangat-sangat membantu kami dalam menyampaikan informasi yang akurat dan penting bagi pemerintah Kota Palopo. ” Pungkasnya
Kemudian kegiatan itu dilanjutkan dengan pemberian secara simbolis cinderamata antara balai monitor SFR Kelas I Makassar bersama Orari Lokal Kota Palopo, Orari Daerah Sulsel dan Pemerintah Kota Palopo.
Turut hadir, Kepala Balmon Ir.Helmi Wartapane, M.M, Wakil Ketua Orari Daerah Sulawesi H.Rusli A.Baso Amir, Mewakili Ketua Orari Lokal Kota Palopo
Drs. H. Asir Mangopo, MM, Sub koordinator Sarana dan Pelayanan Balmon Kelas I Makassar Manuelson Jaka Jusuf, ST. M.Eng. Wakil Bupati Kabupaten Luwu Syukur Bijak, Ketua DPRD kabupaten Luwu Rusli Sunali, serta undangan lainnya.
(Hms/Bang yoga)






