Tinjau Layanan Isoter, Bupati Luwu Timur Minta Fasilitasnya Dilengkapi

oleh -61 views

LUTIM, RRN—Bupati Luwu Timur, H. Budiman meminta kepada Tim Satgas Desa agar tempat isolasi mandiri terpadu (isoter) bagi pasien Covid 19 suasananya dibuat senyaman mungkin agar pasien merasa betah selama menjalani masa karantina.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat bersama Kapolres Luwu Timur, AKBP. Silvester Mangombo Marusaha Simamora dan Perwira Penghubung (Pabung), TNI Mayor Martinus Pagasing meninjau fasilitas tempat isolasi terpadu pasien Covid dibeberapa lokasi, Jum’at (27/08/2021).

“Saya minta agar tempat isolasi terpadu ini dilengkapi fasilitas yang benar-benar representatif sehingga warga diisolasi di sana merasa betah dan nyaman,” pinta Budiman.

Dirinya meyakini, dengan fasilitas yang lengkap dan repsentatif mampu memberi efek positif bagi peningkatan imunitas pasien sehingga selama menjalani perawatan pasien tidak akan merasa tertekan selama berada di ruang isolasi.

Bupati juga meminta kepada Tim Tracer di desa bisa mengarahkan warga yang terpapar untuk melakukan Isoman di tempat yang sudah disiapkan.

Menurut Bupati, selama warga menjalani Isoman di rumah dikhawatirkan terjadi transmisi penyakit karena tidak disiplin dalam menjalankan Prokes dan tidak terpantau perkembangannya.

“Kalau di desa kan ada petugas yang standby menangani jadi terpantau terus perkembangannya. Begitu juga dalam penerapan Prokesnya pasti terawasi langsung,” tambahnya.

Tak lupa Bupati juga minta perangkat desa bersama Bidan desa mengawasi terus perkembangan warga yang sedang Isoman termasuk memperhatikan kebutuhan harian dan juga kedisiplinannya selama menjalani masa isolasi.

Sementara Kapolres Luwu Timur, AKBP. Silvester Mangombo Marusaha Simamora mengatakan, pencanangan program isolasi terpadu merupakan instruksi Presiden RI, Joko Widodo.

“Pengecekan langsung kesiapan pihak Puskesmas terkait penyediaan ruang Isolasi bagi Pasien Covid-19 sesuai Instruksi Presiden RI tentang pencanangan program isolasi terpusat/terpadu (Isoter),” kata Kapolres di Puskesmas Wawondula, Kecamatan Towuti.

Lebih lanjut Kapolres Luwu Timur, AKBP. Silvester Mangombo Marusaha Simamora memberikan beberapa penekanan agar pihak kesehatan, TNI dan Polri dalam hal ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas tetap bersinergi dalam menangani pasien Covid-19.

“Hal ini dilakukan agar pasien yang sudah dinyatakan positif Covid-19 baik melalui swab antigen dan PCR langsung dibawa ke Puskesmas guna dilakukan isolasi terpusat,” ujarnya.

“Ini bukan pengucilan, bukan diasingkan tetapi salah satu upaya memperkecil potensi penyebaran virus ke anggota keluarga yang lain,” jelasnya.

Selain itu, kehadiran pihaknya juga dalam rangka percepatan menindaklanjuti program Pemerintah pusat terkait isoter. “Kesiapan sarana perlengkapan yang dibutuhkan untuk segera dilengkapi,” tegas Kapolres.

Bukan hanya itu, ia juga meminta petugas kesehatan untuk memberikan pemahaman atau edukasi yang baik kepada pasien Covid-19 selama menjalani isoter.

“Di isolasi terpadu ini penanganan medis akan lebih sigap terutama dalam situasi darurat bila kondisi pasien menurun, pengawasan dan pengecekan pasien lebih intensif dilakukan, baik itu pengawasan makanan dan multi vitamin yang cukup,” tuturnya.

Selain meninjau lokasi Isoter disejumlah lokasi diantaranya yakni Ruang Isoter di Desa Ledu Ledu (Wasuponda), Ruang Isoter di Desa Wawondula (Towuti) dan Ruang Isoter Desa Sorowako (Nuha), Bupati Luwu Timur bersama rombongan juga meninjau Fasilitas Rumah Sakit Darurat yang berlokasi di Enggano Camp (Towuti) dan Tempat Isolasi di Old Camp Desa Sorowako Kecamatan Nuha.

Disejumlah lokasi yang dikunjungi, Bupati bersama Kapolres dan Pabung juga berkesempatan menyerahkan Antigen kepada Tim Tracer Puskesmas.

(hms/ikp/kominfo/AHS/Fadel A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *