Tim Dosen Pengabdi Jurusan Kimia FMIPA UNM Melatih Istri-istri Kelompok Petani Kelapa Di Pinrang Membuat VCO 

PINRANG, RRN—Tanaman kelapa (Cocos nucifera) merupakan salah satu komoditas unggulan tanaman perkebunan di Pinrang dan tanaman ini lebih banyak dibandingkan dengan tanaman lainnya di perkebunan masyarakat. Namun demikian, peranan kelapa sebagai bahan baku minyak goreng, saat ini makin tenggelam dan tergeser oleh hadirnya komoditi kelapa sawit.

Dan Para petani kelapa pada umumnya tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup yang layak. Karena melimpahnya tanaman kelapa maka Hal ini merupakan peluang untuk pengembangan kelapa menjadi aneka produk yang bermanfaat.

Kelompok tani di kabupaten Pinrang merupakan salah satu kelompok tani yang memiliki permasalahan pada penghasilan kelapa yakni kelapa yang dihasilkan penggunaannya belum maksimal serta daya simpan yang relative singkat.

Lanjut, Untuk mengatasi permasalah tersebut maka tim pengabdian pada masyarakat dari Universitas Negeri Makassar dan kelompok tani Kelapa kabupaten Pinrang mendiskusikan proses pengelolahan kelapa.

Untuk memperjelas identifikasi masalah dan kendala yang dihadapi petani kelapa kabupaten Pinrang maka dilakukan pula pengamatan lapangan yang hasil sebagai berikut :

Monotonya pengelolahan kelapa sebatas produk minyak kelapa secara fermentasi.

Pemasaran produk tersendat dan terbatas karena menimnya teknik pengolahan kelapa.

Proses pengemasan kelapa belum dilakukan. Penjualannya masih dalam bentuk kelapa sehingga kurang menarik pada konsumen.

Berkeinginan untuk mendiversikasikan produk olahan kelapa namum belum tahu pengolahanyya.

Didasarkan pada temuan oleh tim pengabdi yang terdiri dari Dr. Hj. TatySulastry, M.Si., (Ketua Tim Pengabdi), Dr. Mohammad Wijaya. M., S,Si., M.Si., (anggota tim pengabdi) dan SittiFaika, M.Sc., Ph.D., Apt (anggota tim pengabdi) di lapangan terhadap pelaku usaha, dapat disimpulkan bahwa, produksi kelapa yang dihasilkan belum diolah dengan baik dan benar serta belum sanggup memenuhi kebutuhan konsumen.

Demikian, disepakati perlunya penelitian oleh tim pengabdi dari Universirtas Negeri Makassar sebagai pelaku dan kelompok tani kelapa di kampung Talabagi kel. Benteng kec. Patampanua kab. Pinrang untuk mensolusi permasalahan tersebut dengan menawarkan bimbingan proses pengelolahan minyak kelapa menjadi VCO (Virgin Coconut Oil) bagi kesehatan. Selain itupula kesepakatan antara dua pihak bahwa perlu memperhatikan dana pegabdian yang dirasa minim oleh tim pengabdi UNM.

Program ini dirancang sebagai bentuk jawaban permasalahan belum tersedianya sumber daya manusia yang potensial dalam mengolah kelapa menjadi VCO dan memberdayakan komuditi kelapa sebagai jenis usaha yang dapat dikembangkan untuk kesehatan didaerah setempat dengan pelaksanaan program yang sifatnya rintisan ini dirancang pelatihan bagi masyarakat kabupaten Pinrang dengan materi pelatihan, diantaranya yaitu pengolahan bahan baku kelapa menjadi produk VCO bagi kesehatan.

Target yang diharapkan dicapai setelah pelaksanaan apakah kegiatan pengabdian masyarakat melalui program minyak kelapa menjadi VCO akan dapat memproduksi VCO dengan kuantitas dan kualitas yang lebih baik, sehingga hasilnya maksimal dapat mengembangkan usahanya dengan penganekaragaman produk kelapa menjadi VCO untuk kesehatan.

Mitra dapat melakukan perbaikan proses pengolahan kelapa menjadi VCO yang baik dan benar, dan diversifikasi produk VCO.

(Hardin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *